Nias Selatan//Detik.sbs – Pemuda Desa Hilimondregeraya kesal dan siap perang apabila Polres Nias Selatan tidak segera melakukan penangkapan 10 orang warga Desa Hilinamozaua pelaku pengeroyokan Kevin Harita (17) warga Desa Hilimondregeraya sampai kritis hampir tidak bernyawa pada Hari Selasa 23/12/2025. Pukul 03 subuh.
Orang tua Korban saat mejelaskan kronologis kejadian kepada Detik.sbs mengatakan, Kejadian itu berawal pada acara malam hiburan di Desa Hilinamozaua pada tanggal 22/12/2025, Kevin Harita bersama 2 temannya datang pada acara pesta malam hiburan.
Pada Acara tersebut Kevin Harita bersama 2 temannya gabung kepada pemuda disitu joget joget bersama, beberapa pemuda setempat mengajak dan memaksa si Kevin Harita untuk minum tuak suling sambil joget, karena Kevin Harita tidak biasa minum tuak suling maka dia menghindar pergi duduk sambil nonton.
Waktu demi waktu berjalan, Kevin bersama 2 temannya kembali ke Desa Hilimondregeraya pada pukul 3 subuh tetapi ditengah jalan mereka di cegat oleh 10 orang pemuda desa Hilinamozaua dan disaat itu Kevin dikeroyok sampai kritis hampir tidak bernyawa sementara kedua temannya lari ketakutan ucap orang tua Kevin.
Orang tua Kevin juga mengatakan, para pelaku pengeroyokan terhadap anak saya, pihak Polres Nias Selatan memang sudah melakukan penangkapan sebanyak 2 orang, 8 orang lagi masih berkeliaran, sebagai orang tua, saya memohon keadilan hukum kepada Polres Nias Selatan atas kejadian yang telah dialami oleh anak saya, para pelaku yang masih berkeliaran segera ditangkap dan dihukum seberat beratnya.
Penulis : sit duha.
