Rabu, Maret 25, 2026
HARGA IKLAN

Top 5 This Week

Related Posts

DPD IWO.I Kota Singkawang Menyayangkan Sikap Arogan Oknum Debt Colector Terhadap Konsumen

Singkawang, Kalbar –Detik.sbs Viral di sebuah akun Facebook yang di duga mengatas nama kan debt colector telah menarik paksa Sebuah kendaraan roda dua, penarikan paksa sebuah sepeda motor secara terang-terangan di siang bolong di Singkawang. Terjadi sekitar pukul 11.00 WIB pada Jumat (23/1/2026).

Ketua DPD IWO.Indonesia Kota Singkawang sangat menyayangkan dengan peristiwa oknum debt colector yang menarik kendaraan konsumen di jalan raya.

Menurut ketua IWO.I Kota Singkawang jika memang konsumen telat bayar mau pun menunggak pembayaran, debt colector tidak berhak merampas kendaraan tersebut.

Tindakan ini merupakan tindak pidana Pencurian. Bila pengambilan motor dilakukan oleh debt collector di jalan, maka hal itu merupakan perbuatan perampasan dan dapat dijerat pasal 365 KUHP tentang perampasan. Nah disini sudah jelas dengan pasal nya.

Kami berharap pihak kepolisian harus mengambil tindakan kepada oknum debt colector yang telah melanggar pasal-pasal tersebut dengan merampas kendaraan konsumen di jalan.

Karena hanya di kota Singkawang lah oknum-oknum debt colector ini berani melancarkan aksi nya, di duga mereka berani karena pihak yang berwajib tidak berani mengambil tindakan kepada mereka.

Dengan Viralnya vidio tersebut kami berharap pihak kepolisian segara mengambil tindakan sesuai prosedur kepada oknum debt colector tersebut agar kota Singkawang tetap aman bagi wisata mau pun pengunjung dari luar daerah. Ucap ketua DPD IWO.Indonesia Kota Singkawang.

Video kejadian yang pertama kali diunggah oleh akun Facebook Fury Larasati, unggahan tersebut langsung viral dan dibanjiri komentar warganet.

Menurut keterangan dalam video yang viral di media sosial, dua pria yang mengaku sebagai debt collector tiba-tiba menghadang korban, lalu merampas kunci sepeda motor dengan alasan kendaraan tersebut menunggak cicilan. Korban yang merasa motornya dibeli secara tunai berusaha mempertahankan haknya dan merebut kembali kunci tersebut.

Namun situasi justru memanas, salah satu pelaku diduga menarik baju korban dengan kasar hingga korban terjatuh, korban dilaporkan mengalami luka di bagian wajah

Hingga kini, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi maupun pihak-pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak menarik kesimpulan sebelum adanya pernyataan resmi dari aparat berwenang. Tulis dari sebuah akun Facebook.||Jurnalis:Rudi H

Popular Articles