Indramayu,Detik.sbs– Perguruan Dharma Loka Sari melaksanakan prosesi penyerahan sabuk kenaikan tingkat bagi para siswa dan pesilat sebagai bagian dari tradisi sakral perguruan. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan nilai spiritual, disiplin, dan tanggung jawab atas ilmu bela diri yang telah dipelajari.
Prosesi berlangsung khidmat dengan dihadiri para sesepuh, pelatih, orang tua, serta keluarga besar Dharma Loka Sari. Penyerahan sabuk dipahami bukan sekadar penanda jenjang kemampuan, melainkan pengukuhan moral dan laku hidup seorang pesilat dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua Umum Dharma Loka Sari, Sucahyana, dalam wejangan sakralnya menegaskan bahwa kenaikan tingkat adalah ujian akhlak, bukan sekadar pencapaian teknik.
“Ilmu bela diri tanpa adab akan menjadi beban. Sabuk yang kalian terima hari ini adalah amanah, yang harus dijaga dengan sikap rendah hati, pengendalian diri, dan pengabdian kepada sesama,” tuturnya.
Hal senada disampaikan pelatih senior Dharma Loka Sari, H. Darma, yang menekankan pentingnya proses pembentukan karakter dalam setiap tahapan latihan.
“Kami tidak hanya melatih fisik, tetapi membentuk karakter. Pesilat Dharma Loka Sari harus kuat, tenang, dan berani menahan diri,” ujarnya.
Suasana sakral semakin terasa saat sabuk disematkan satu per satu, diawali doa dan restu para sesepuh perguruan. Momen tersebut menjadi refleksi perjalanan panjang para pesilat yang ditempa melalui kesabaran, ketekunan, dan pengorbanan.
Kehadiran orang tua turut menambah kekhidmatan acara. Mereka menyampaikan apresiasi atas peran perguruan yang konsisten menanamkan nilai budi pekerti, tanggung jawab sosial, serta pengendalian diri kepada para siswa.
Melalui prosesi ini, Dharma Loka Sari menegaskan komitmennya dalam menjaga kemurnian ajaran perguruan, melestarikan nilai budaya bangsa, serta mencetak pesilat yang berilmu, berakhlak, dan memberi manfaat bagi masyarakat.
( Maman )

