Selasa, April 14, 2026
HARGA IKLAN

Top 5 This Week

Related Posts

Mugeni Paparkan Visi-Misi dan Program 100 Hari pada Musdes PAW Desa Kaplongan

Indramayu, Detik sbs — Calon Kuwu Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Kaplongan nomor urut 1, Mugeni, menyampaikan visi, misi, serta program unggulan 100 hari kerja dalam forum Musyawarah Desa (Musdes) yang dihadiri 85 peserta. Kegiatan tersebut berlangsung di SDN Kaplongan 1, Kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu, Minggu/12/04/2026.

Dalam paparannya, Mugeni menegaskan pentingnya membangun tata kelola pemerintahan desa yang solid dan sinergis sebagai fondasi utama kemajuan Desa Kaplongan. Ia menyebut, setiap kebijakan yang diambil saat ini akan berpengaruh langsung terhadap kesejahteraan lebih dari 3.000 jiwa warga desa.

Mugeni mengusung visi mewujudkan Desa Kaplongan yang inovatif, mandiri, dan sejahtera dengan mengintegrasikan sektor keagamaan, pendidikan, serta pertanian berbasis ekonomi gotong royong sebagai kekuatan utama pembangunan.

“Melalui forum ini, kita memiliki tanggung jawab besar. Ada 3.000 lebih warga desa yang bergantung pada kebijakan dan pilihan kita hari ini,” tegas Mugeni.

Salah satu program prioritas yang disampaikan adalah normalisasi saluran sungai yang ditargetkan terealisasi dalam 100 hari pertama kerja. Program tersebut dinilai penting untuk menjaga kelancaran aliran air menuju area persawahan serta menciptakan lingkungan desa yang lebih tertata.

“Jika terpilih, program 100 hari saya akan langsung ‘tancap gas’ melakukan pembekoan saluran sungai. Ini penting agar desa tertata rapi dan aliran air lancar sampai ke area persawahan petani,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Mugeni juga menyatakan kesiapannya menggunakan anggaran pribadi dalam mendukung program normalisasi sungai serta penanganan sistem pengelolaan sampah desa.

Langkah ini disebut sebagai bentuk keseriusannya dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga produktivitas sektor pertanian.
Menurutnya, petani merupakan pilar utama ketahanan pangan desa yang harus mendapat perhatian prioritas dalam setiap kebijakan pembangunan.

Selain itu, Mugeni menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan. Ia menyebut peran ulama sebagai penjaga moral dan pemersatu umat, guru sebagai ujung tombak pendidikan, ibu-ibu PKK sebagai penggerak kesehatan keluarga, serta RT/RW dan pemuda sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan mendorong perubahan.

Sebagai bentuk komitmen, Mugeni juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan kritik dan masukan selama masa pengabdiannya apabila terpilih nanti.

“Saya berharap adanya kontribusi serta kritikan membangun terhadap pengabdian saya ke depan untuk membawa Kaplongan ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.
( Maman )

Popular Articles