Top 5 This Week

Related Posts

Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim Warnai Kepedulian Pemdes Haurgeulis

‎Indramayu, Detik sbs – Kepedulian terhadap anak yatim kembali ditunjukkan Pemerintah Desa Haurgeulis, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu. Bersama Perpustakaan Desa Ki Hajar Dewantara, Pemdes Haurgeulis menggelar doa bersama sekaligus santunan bagi anak yatim, Rabu /16/09/2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Haurgeulis tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah desa untuk hadir lebih dekat di tengah masyarakat, khususnya memberikan perhatian kepada anak-anak yang kehilangan ayah atau orang tuanya sebelum memasuki usia baligh.

Kuwu Haurgeulis, Isma Shewarha Dhewanthara, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Turut hadir Ketua Dewan Pembina Karang Taruna Kabupaten Indramayu, Ustaz Fatoni, pengurus perpustakaan desa, serta para penerima manfaat yang merupakan warga Desa Haurgeulis.

Dalam sambutannya, Isma mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar pemberian santunan, tetapi juga bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap persoalan sosial yang ada di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Desa Haurgeulis untuk hadir di tengah-tengah masyarakat dan turut berkontribusi terhadap penyelesaian persoalan kerawanan sosial,” ujar Isma.

Menurutnya, doa bersama juga menjadi momentum untuk mendoakan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu agar senantiasa diberikan perlindungan serta kekuatan dalam menjalankan amanah.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mendoakan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu dalam menjalankan amanahnya agar senantiasa dalam lindungan-Nya, serta membantu anak yatim di Desa Haurgeulis sesuai dengan pilar pembangunan sosial dalam SDGs, yaitu tujuan pembangunan berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, doa bersama dan tausiyah dipimpin langsung Ustaz Fatoni. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan sejumlah keutamaan menyantuni anak yatim dalam ajaran Islam.

Ia menjelaskan, menyantuni anak yatim merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial yang memiliki nilai keagamaan. Selain mendatangkan keberkahan dan pahala, kepedulian terhadap anak yatim juga dapat menumbuhkan kasih sayang serta mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.

“Perhatian kepada anak yatim bukan hanya tentang materi, tetapi juga tentang kasih sayang, kepedulian dan memastikan mereka tidak merasa sendiri dalam menjalani kehidupannya,” tutur Ustaz Fatoni.

Di sisi lain, pengurus Perpustakaan Desa Ki Hajar Dewantara, Yeni Regita Oliviani, mengatakan perpustakaan desa tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca dan mengakses informasi.

Menurutnya, keterlibatan perpustakaan dalam kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari implementasi transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, yakni menjadikan perpustakaan sebagai ruang yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Peran perpustakaan desa di sini sebagai fasilitator kegiatan. Ini merupakan bagian dari transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial,” ungkap Yeni.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Haurgeulis menegaskan komitmennya untuk terus membangun kepedulian sosial sekaligus memberikan pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
( Maman )

Popular Articles