Rabu, Maret 25, 2026
HARGA IKLAN

Top 5 This Week

Related Posts

Babinsa Koramil 1610/Krangkeng dan Pemdes Tanjakan Gelar Kerja Bakti Bersihkan Saluran Irigasi Siwarak

Indramayu, Detik .sbs – Dalam upaya mengantisipasi potensi gagal panen pada musim tanam tahun 2026, Babinsa Desa Tanjakan Koramil 1610/Krangkeng bersama Pemerintah Desa Tanjakan, P3A Mitra Cai, serta kelompok tani melaksanakan kerja bakti pembersihan saluran irigasi sekunder Siwarak, Sabtu /07/03/2026.

Kegiatan karya bakti tersebut dipimpin langsung oleh Kuwu Desa Tanjakan, H. Wadi, dan didampingi Babinsa Tanjakan Serka Sudono dengan melibatkan sekitar 100 warga masyarakat yang mayoritas merupakan petani setempat.

Air irigasi menjadi faktor utama penunjang keberhasilan pertanian, khususnya tanaman padi di Desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu. Desa ini merupakan wilayah paling ujung dalam jalur penerimaan air irigasi pertanian, sehingga sering mengalami keterlambatan bahkan kekurangan pasokan air.

Aliran air irigasi yang berasal dari Bendung Rentang harus melalui jalur yang cukup panjang hingga sampai ke Saluran Sekunder Siwarak di Desa Tanjakan. Dalam praktiknya, distribusi air kerap tidak optimal karena beberapa faktor seperti keterbatasan debit air, jadwal pembagian air yang bersamaan dengan desa lain, serta adanya sedimentasi lumpur yang cukup parah.

Selain itu, kondisi saluran juga diperparah dengan keberadaan gorong-gorong ilegal serta penumpukan sampah di sepanjang jalur aliran air, yang menyebabkan debit air yang mengalir ke wilayah Desa Tanjakan menjadi semakin berkurang.

Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, diduga terjadi pendangkalan pada jalur irigasi SS Sipetung SI 3 yang berada di Gang 1 Karangampel dan Kali Tumpang, Kecamatan Karangampel. Kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab terhambatnya aliran air menuju wilayah pertanian Desa Tanjakan.

Melalui kegiatan gotong royong ini, masyarakat bersama unsur pemerintah desa dan Babinsa melakukan pengurasan lumpur, pembersihan sampah, serta perbaikan aliran air agar distribusi irigasi dapat kembali lancar.

Kuwu Desa Tanjakan, H. Wadi, berharap setelah dilakukan pembersihan saluran irigasi Siwarak, aliran air dapat kembali normal sehingga mampu mengairi lahan persawahan masyarakat, khususnya di wilayah Blok Panggang Jero yang berada di bagian paling ujung desa.

“Kami berharap setelah saluran ini dibersihkan, air irigasi bisa mengalir dengan lancar hingga ke sawah-sawah warga, sehingga para petani dapat melaksanakan tanam rendeng MT 1 tahun 2026 dengan baik,” ujarnya.

Ia juga berharap adanya perhatian dan dukungan serius dari instansi terkait, seperti BBWS, PSDA, serta pihak pengairan lintas kecamatan agar penanganan permasalahan irigasi di wilayah tersebut dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Kegiatan kerja bakti ini menjadi wujud nyata sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah desa, serta masyarakat dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian sebagai sumber utama mata pencaharian warga.
( Maman )

Popular Articles