Indramayu, Detik.sbs – Genangan banjir yang melanda Blok Gejleg, Desa Ujungaris, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda surut meskipun telah berlangsung selama kurang lebih satu pekan. Kondisi tersebut menimbulkan keresahan di kalangan warga karena menghambat aktivitas sehari-hari serta merendam sejumlah rumah penduduk.
Banjir dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Selain faktor cuaca, keterbatasan sistem drainase di wilayah tersebut turut memperparah kondisi genangan. Air hujan yang tidak dapat dialirkan secara optimal menyebabkan genangan bertahan cukup lama di kawasan permukiman warga.
Warga setempat menilai peristiwa banjir di Blok Gejleg bukanlah kejadian yang baru pertama kali terjadi. Setiap musim hujan, wilayah tersebut kerap mengalami genangan dengan durasi yang relatif lama. Minimnya saluran pembuangan air dinilai menjadi permasalahan utama yang hingga kini belum mendapatkan solusi permanen.
Salah seorang warga Blok Gejleg, Tasim, mengungkapkan bahwa kondisi drainase yang terbatas membuat air sulit mengalir keluar dari lingkungan permukiman. Akibatnya, setiap hujan dengan intensitas tinggi, air langsung menggenangi rumah dan jalan lingkungan.
“Setiap hujan deras, wilayah ini kembali tergenang. Saluran pembuangan air sangat terbatas sehingga air sulit mengalir,” ujarnya, Senin/26/01)2026.
Genangan air yang berlangsung lama tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak lanjutan seperti kerusakan bangunan, gangguan kesehatan, serta terhambatnya mobilitas masyarakat, terutama anak-anak dan lansia.
Atas kondisi tersebut, warga berharap adanya perhatian dan langkah penanganan yang lebih serius dari pemerintah desa maupun instansi teknis terkait. Warga menilai perlu adanya pembangunan atau perbaikan saluran drainase agar persoalan banjir tidak terus berulang setiap musim hujan.
“Kami berharap ada pembangunan atau perbaikan saluran pembuangan air supaya ke depan tidak lagi kebanjiran,” ujar warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Desa Ujungaris maupun dinas terkait mengenai langkah konkret penanganan banjir yang akan dilakukan. Warga berharap adanya respons cepat dan solusi jangka panjang guna mengatasi persoalan banjir yang telah lama menjadi keluhan masyarakat Blok Gejleg.
( Maman )

