Indramayu, Detik.sbs– Peta politik Kabupaten Indramayu kembali menjadi perhatian publik menyusul kabar yang menyebut Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin merapat ke Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menguat di ruang publik.
Namun hingga kini, belum terdapat pernyataan resmi dari Syaefudin maupun dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kabupaten Indramayu terkait kabar kepindahan tersebut. Upaya konfirmasi kepada pihak-pihak terkait masih dilakukan.
Sebelumnya, Syaefudin diberhentikan dari struktur Partai Golongan Karya (Golkar) menjelang Pilkada 2024.
Saat itu, ia maju sebagai calon Wakil Bupati mendampingi Lucky Hakim dengan dukungan politik yang berbeda dari arah kebijakan partai.
Pada Pilkada Indramayu 2024, pasangan tersebut berhadapan dengan pasangan yang diusung Gerindra bersama Golkar di bawah kepemimpinan Kasan Basari dan Bambang Hermanto.
Sejak dilantik sebagai Wakil Bupati Indramayu periode 2025–2029, Syaefudin belum tercatat secara resmi bergabung dengan partai politik lain. Status tersebut menjadi perhatian dalam dinamika politik lokal.
Sejumlah partai politik di daerah, seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrat Indramayu disebut-sebut pernah mengajak Syaefudin untuk bergabung.
Ketua Gerakan Pers Lurus Akurat dan Kritis (GEPLAK), Ali Zaidan, menyatakan bahwa jika kabar tersebut benar, langkah itu berpotensi memengaruhi konfigurasi politik daerah.
“Meski demikian, ia menegaskan bahwa kepastian tetap menunggu pernyataan resmi dari pihak terkait,” ujarnya.
Namun hingga berita ini diturunkan, informasi mengenai kepindahan Syaefudin ke Gerindra masih sebatas isu, masih menunggu di konfirmasi secara resmi.
( Maman )

