Kamis, Maret 26, 2026
HARGA IKLAN

Top 5 This Week

Related Posts

Fenomena Penyapu Koin Jembatan Sewo Kembali Jadi Sorotan Saat Mudik Lebaran

Indramayu, Detik.sbs — Aktivitas penyapu koin di kawasan Jembatan Sewo, jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat, kembali menjadi perhatian publik menjelang arus mudik Lebaran. Fenomena ini terlihat di sepanjang wilayah Sewoharjo, Kecamatan Pusakajaya, Kabupaten Subang hingga perbatasan Jembatan Sewo, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.

Di lokasi tersebut, sejumlah warga tampak berjajar di bahu jalan sambil membawa sapu lidi bertangkai panjang. Mereka menunggu pengendara yang melintas untuk melempar uang recehan maupun uang kertas, yang kemudian disapu dan dikumpulkan ke tepi jalan.

Aktivitas ini kerap memicu kerumunan hingga berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.
Keberadaan penyapu koin memunculkan beragam tanggapan.

Sebagian masyarakat menilai praktik tersebut sebagai bagian dari tradisi lokal yang telah berlangsung lama, sementara pihak lain menganggapnya berisiko tinggi karena dapat membahayakan keselamatan, baik bagi penyapu koin maupun pengguna jalan.

Secara historis, tradisi ini diyakini berakar dari kisah legenda setempat tentang dua bersaudara, Saedah dan Saeni, yang konon berubah menjadi buaya putih di aliran sungai sekitar Jembatan Sewo.

Cerita tersebut melahirkan kepercayaan masyarakat untuk melempar koin sebagai bentuk sedekah sekaligus permohonan keselamatan saat melintasi jalur yang dikenal rawan kecelakaan.

Seiring berjalannya waktu, kebiasaan yang awalnya bersifat ritual ini mengalami pergeseran fungsi. Tradisi “tawur duit” kini menjadi salah satu sumber penghasilan bagi sebagian warga, khususnya dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Mereka memanfaatkan momen meningkatnya arus kendaraan, terutama saat mudik dan arus balik Lebaran.
Jumlah penyapu koin pun meningkat signifikan pada periode tersebut.

Bahkan, ratusan orang dapat memenuhi sisi jalan di sekitar Jembatan Sewo demi mengais rezeki dari pengguna jalan

Meski demikian, aktivitas ini tidak lepas dari berbagai risiko. Selain berpotensi memicu kecelakaan, keberadaan penyapu koin juga kerap menyebabkan perlambatan arus kendaraan di jalur Pantura yang sudah padat.

Fenomena ini terus menjadi perhatian berbagai pihak. Upaya penertiban serta edukasi kepada masyarakat dinilai penting, agar tradisi yang berkembang tidak menimbulkan dampak negatif, terutama terhadap keselamatan dan kelancaran lalu lintas.
( Maman )

Popular Articles