Top 5 This Week

Related Posts

Kasatlantas Baru Polres Indramayu Bidik Keselamatan, Edukasi dan Penindakan Jalan Bersamaan

Indramayu , Detik sbs – Tongkat komando Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Indramayu resmi berganti. AKP Putri Risma Permata Sari, S.Tr.K., S.I.K. kini dipercaya memimpin Satlantas Polres Indramayu menggantikan AKP Undang Syarif Hidayat, S.H., M.M.
Serah terima jabatan (Sertijab) berlangsung Sabtu pagi /12/09/2026.

AKP Putri sebelumnya menjabat Kanit Regident Satlantas Polresta Bogor Kota. Sementara AKP Undang Syarif Hidayat mendapat penugasan baru sebagai Kanit 2 Sigar Subditgakkum Ditlantas Polda.

Tak lama setelah menerima amanah tersebut, Kasatlantas baru Polres Indramayu langsung menyoroti persoalan yang bersentuhan dengan masyarakat setiap hari: keselamatan di jalan raya.

Bagi AKP Putri, persoalan lalu lintas tidak cukup diselesaikan hanya dengan penindakan. Kesadaran masyarakat harus dibangun melalui edukasi, pembinaan dan pendekatan yang lebih humanis.

Komitmen itu menjadi bagian dari program kerja 100 hari ke depan di bawah kepemimpinan Kapolres Indramayu.

Saat jumpa pers di Mapolres Indramayu, AKP Putri menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari keluarga besar Polres Indramayu. Ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk insan media, untuk memperluas penyampaian informasi dan edukasi kepada masyarakat.

Untuk program 100 hari ke depan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjadi salah satu perhatian utama. Pasalnya, masyarakat setiap hari menggunakan fasilitas jalan raya sehingga diperlukan kesadaran bersama antara kepolisian dan para pengguna jalan.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan masyarakat dan seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama menjaga keselamatan dan ketertiban lalu lintas,” ujarnya

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa Satlantas Polres Indramayu tidak hanya akan berdiri di belakang meja. Kehadiran polisi di lapangan akan diarahkan untuk mencegah pelanggaran sekaligus membangun kesadaran pengguna jalan.

Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas akan dilakukan melalui langkah preventif dan preemtif, serta penegakan hukum secara proporsional apabila diperlukan. Edukasi dan pembinaan kepada masyarakat akan terus dikedepankan sebagai bagian dari pendekatan humanis.

Di sisi lain, penerapan ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) tetap berjalan sebagai bagian dari kebijakan penegakan hukum lalu lintas.

Namun, penindakan tidak semata-mata dipandang sebagai upaya memberikan efek jera. Lebih dari itu, penindakan diharapkan menjadi bagian dari proses edukasi agar masyarakat memahami bahwa setiap aturan lalu lintas dibuat untuk melindungi keselamatan pengguna jalan.

Penindakan diharapkan tidak hanya memberikan efek jera, tetapi juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat semakin tertib dalam berlalu lintas.

Kasatlantas juga mengingatkan pengendara agar tidak menganggap keselamatan sebagai persoalan sepele.

Pengendara sepeda motor wajib menggunakan helm, memastikan kendaraan dilengkapi spion, lampu utama dan lampu rem berfungsi dengan baik, serta membawa surat-surat kendaraan yang lengkap.

Langkah edukasi pun akan diperkuat melalui Unit Kamsel bersama seluruh personel Satlantas. Sosialisasi tidak hanya dilakukan dalam kegiatan formal, tetapi juga menyasar masyarakat secara langsung.

Personel Satlantas akan terus memberikan edukasi ketika melakukan pengaturan lalu lintas, kegiatan sambang maupun sosialisasi di tengah masyarakat.
Artinya, pendekatan yang dibangun bukan hanya “menindak setelah melanggar”, tetapi berusaha mendorong masyarakat agar memahami aturan sebelum pelanggaran terjadi.

“Kami akan terus memberikan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat, kapan pun dan di mana pun bertemu masyarakat. Harapannya, kesadaran berlalu lintas semakin meningkat sehingga angka kecelakaan dapat ditekan,” pungkasnya.

Pergantian Kasatlantas ini menjadi babak baru bagi Satlantas Polres Indramayu dalam menghadapi dinamika lalu lintas yang terus berkembang. Tantangannya bukan ringan. Jalan raya setiap hari menjadi ruang bersama yang mempertemukan berbagai karakter pengguna jalan.

Karena itu, keberhasilan menjaga keamanan dan keselamatan lalu lintas tidak bisa hanya diukur dari banyaknya pelanggaran yang ditindak. Ukuran yang lebih penting adalah seberapa jauh masyarakat mulai sadar untuk tertib tanpa harus menunggu ditegur atau ditindak petugas.

Di sinilah pendekatan edukasi dan humanis yang dikedepankan Kasatlantas baru akan diuji.
Sinergi dengan masyarakat dan media juga menjadi bagian penting. Informasi mengenai keselamatan berlalu lintas perlu terus digaungkan agar pesan tersebut tidak berhenti di lingkungan kepolisian, tetapi benar-benar sampai kepada pengguna jalan.

Dengan kombinasi edukasi, pencegahan, pendekatan humanis dan penegakan hukum, Satlantas Polres Indramayu menargetkan terciptanya budaya tertib berlalu lintas yang lebih kuat.

Sebab pada akhirnya, keberhasilan kepolisian di jalan raya bukan sekadar soal berapa banyak pelanggar yang ditindak, melainkan berapa banyak masyarakat yang pulang ke rumah dengan selamat.
( Maman )

Popular Articles