KALBAR.SAMBAS: ” Kalau jual partai besar itukan can tepi nya lumayan gede dan bisa bikin dompet bengkak, dibanding konsumen motor yang untungnya agak minim. Makanya jangan heran kalau SPBU Sebangkau rutin melayani pembeli jeriken maupun drum, ” ungkap warga sekitar mengeluarkan uneg-unegnya.
Kita disini, sambungnya, terkadang kesal melihat pelayanan SPBU yang justru lebih mengutamakan pembeli jeriken maupun drum. Padahal minyak subsidi ini kan dikhususkan buat masyarakat kurang mampu.Tapi ketika distribusinya menyimpang, kok dibiarkan oleh Pemkab, Polres maupun Pertamina, inikan aneh.
Pagi, siang ataupun malam hari, katanya lagi, praktek yang sangat merugikan rakyat kere tersebut, tetap berjalan lancar tanpa ada rasa kuatir terhadap siapapun, seolah olah cara seperti itu bukan pelanggaran bahkan dibenarkan oleh Pemerintah.
” Kendaraan truck maupun pick up yang membawa jeriken maupun drum dilayani Petugas SPBU Sebangkau secara ramah sambil senyum manis. Giliran konsumen motor yang beli cuma satu liter, muka mereka bekerut, ” ujarnya geram.
Warga tadi memohon kepada Bupati, Kapolres maupun Pertamina untuk mengambil tindakan tegas terhadap SPBU Sebangkau yang jago dalam memasarkan BBM subsidi ke pihak ketiga demi mendapatkan cuan jumbo.
Tim

