Indramayu, Detik sbs – Perpustakaan Desa Ki Hajar Dewantara (Pandawa), Desa Haurgeulis, Kecamatan Haurgeulis, kembali menghadirkan inovasi kegiatan literasi dengan menggelar Nonton Film Edukasi Anak bersama siswa TK Beringin Haurgeulis, Rabu/08/04/2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Haurgeulis dengan mengangkat tema toleransi beragama sebagai bagian dari pendidikan karakter sejak usia dini.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya menghadirkan metode pembelajaran yang lebih menarik melalui media visual.
Para siswa tampak antusias mengikuti jalannya pemutaran film yang dikemas secara edukatif dan menyenangkan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kuwu Haurgeulis Isma Shewarha Dhewanthara, pendamping siswa Ibu Yani, serta pengurus Perpustakaan Desa Pandawa, yakni Annin Annaba Syahidah, Yeni Regita Oliviani, dan Siti Fatimah.
Kuwu Haurgeulis Isma Shewarha Dhewanthara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen pemerintah desa dalam mendukung program Indramayu Belajar sekaligus memperkuat pendidikan karakter anak.
“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga pembelajaran tentang nilai toleransi dan kebersamaan. Ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Desa Haurgeulis dalam mendukung program Indramayu Belajar serta selaras dengan Program Panca Waluya dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.
Sementara itu, Yani mengapresiasi kegiatan yang dinilai mampu memberikan pengalaman belajar berbeda bagi anak-anak di luar ruang kelas.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Anak-anak bisa belajar sambil menonton film edukatif sehingga lebih mudah memahami pesan yang disampaikan.
Belajar di luar kelas seperti ini juga sangat baik untuk tumbuh kembang mereka,” ungkapnya.
Di sisi lain, pengurus perpustakaan Annin Annaba Syahidah menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari inovasi layanan perpustakaan desa dalam mendukung pembelajaran luar ruang bagi anak usia PAUD dan TK.
“Melalui program ini, kami ingin membantu memperkenalkan media pembelajaran visual kepada anak-anak sejak dini. Dengan cara ini diharapkan pemahaman mereka lebih kuat, memori belajar lebih baik, serta dapat menumbuhkan minat belajar secara mandiri,” jelasnya.
Ke depan, Perpustakaan Desa Pandawa berkomitmen terus mengembangkan berbagai kegiatan literasi dan edukasi agar dapat menjadi pusat pembelajaran yang ramah, inklusif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga menjunjung tinggi nilai toleransi dan keberagaman.
( Maman )
