Indramayu, Detik.sbs – Kepedulian sosial di bulan suci Ramadan kembali diwujudkan melalui kegiatan santunan anak yatim piatu yang digelar oleh Pertamina PHE ONWJ ( Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java ) bersama Sarikat Nelayan Tradisional (SNT) di Aula Madrasah Putih Suci, Perumahan Nelayan Karangsong, Kabupaten Indramayu, Sabtu /07/03/2026.
Kegiatan bertajuk “Ramadhan Berbagi dengan Tim Energi untuk Melangkah Penuh Harapan” tersebut dihadiri Lurah Karangsong Karnadi, Ketua Sarikat Nelayan Tradisional Kajidin, perwakilan Pertamina PHE ONWJ Hanafi, tokoh masyarakat, kepala sekolah, para guru, serta warga Perumahan Nelayan Karangsong.
Dalam kegiatan itu, sebanyak 100 anak yatim-piatu dari kawasan pesisir Karangsong hingga wilayah Cemara menerima santunan. Selain itu, acara juga dirangkaikan dengan peresmian dan tasyakuran revitalisasi Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Putih Suci yang berlokasi di Komplek Pemukiman Harapan Indah, Jalan Bidadari No.1/AKPHI, Desa Karangsong, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu.
Madrasah dengan Nomor Statistik 311232120585 tersebut sebelumnya direvitalisasi dengan penambahan satu ruang kelas baru. Ruang tersebut dulunya merupakan area yang kurang terawat dan sempat menjadi tempat pembuangan sampah, namun kini telah dibangun menjadi ruang belajar yang layak bagi para santri.
Manajemen Pertamina PHE ONWJ, Hanafi, dalam konferensi pers menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menjalin hubungan baik dengan masyarakat pesisir.
“Untuk santunan anak yatim-piatu sebanyak 100 anak. Peresmian dan tasyakuran Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Putih Suci ini juga menjadi bagian dari kegiatan silaturahmi kami dengan masyarakat Karangsong. Revitalisasi madrasah dilakukan dengan penambahan satu ruang kelas yang sebelumnya merupakan tempat sampah dan kumuh, kini dibangun menjadi ruang kelas,” ujar Hanafi.

Ia menambahkan, selama beberapa tahun terakhir pihaknya aktif melakukan berbagai kegiatan sosial dan lingkungan di wilayah Karangsong, termasuk penanaman mangrove serta kegiatan Safari Ramadan.
“Beberapa tahun kami aktif di Karangsong, ada penanaman mangrove dan rutin setiap tahun kami bersilaturahmi melalui Safari Ramadhan. Selain di Karangsong, kegiatan juga dilakukan di Balongan dan sekitarnya. Harapannya silaturahmi tetap terjalin, hubungan harmonis, serta komunikasi yang baik antara perusahaan dan masyarakat,” kata Hanafi.
Ketua Sarikat Nelayan Tradisional, Kajidin, turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat nelayan serta anak-anak yatim di wilayah Karangsong.
Sementara itu, Ustaz Jana mengatakan kegiatan santunan dan peresmian madrasah tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat pesisir.
Acara berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan.
Selain menjadi momen berbagi kepada anak-anak yatim, kegiatan tersebut juga mempererat silaturahmi antara masyarakat nelayan, tokoh agama, pemerintah Desa , serta pihak perusahaan dalam membangun solidaritas di bulan suci Ramadan.
( Maman )

