Indramayu, Detik sbs– Polres Indramayu bersama sejumlah instansi terkait resmi menutup 141 titik putaran balik (u-turn) ilegal di sepanjang Jalan Pantura wilayah Kabupaten Indramayu. Langkah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan keselamatan lalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan di jalur nasional yang selama ini dikenal rawan kecelakaan.
Jumat /17/07/2026.
Penutupan dilakukan melalui sinergi lintas sektoral yang melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, serta Pemerintah Kabupaten Indramayu.
Kebijakan tersebut diambil setelah dilakukan evaluasi dan peninjauan menyeluruh terhadap kondisi Jalan Pantura, mulai dari perbatasan Kabupaten Subang hingga kawasan Palimanan.
Kapolres Indramayu, AKBP Fajar Gemilang, menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan hasil koordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan guna mengembalikan fungsi jalan agar lebih aman bagi seluruh pengguna jalan.
“Kami melibatkan stakeholder terkait, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, serta pemerintah daerah. Harapannya masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas sehingga angka kecelakaan bisa ditekan,” ujar AKBP Fajar Gemilang.
Berdasarkan hasil pendataan, Jalan Pantura di wilayah Indramayu memiliki panjang sekitar 68 kilometer dengan total 220 titik u-turn yang selama ini digunakan masyarakat. Setelah dilakukan pemeriksaan teknis oleh tim gabungan, sebanyak 141 titik dinyatakan tidak memenuhi ketentuan atau ilegal sehingga diputuskan untuk ditutup secara permanen demi mengurangi risiko kecelakaan.
Kapolres juga mengajak masyarakat untuk mendukung kebijakan tersebut dengan tidak merusak maupun membuka kembali barikade yang telah dipasang petugas.
“Saya sangat mengharapkan partisipasi aktif dan dukungan penuh dari segenap lapisan masyarakat terhadap kebijakan keselamatan ini. agar tidak melakukan tindakan melanggar hukum, seperti membuat atau membuka paksa kembali barikade putaran balik yang sudah ditutup rapi oleh petugas. Kami akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar memahami bahwa penutupan ini dilakukan demi keselamatan bersama,” Pungkasnya.
( Maman )
