Indramayu, Detik.sbs – Genap satu tahun sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Bupati Lucky Hakim bersama Wakil Bupati Syaefudin mulai menunjukkan percepatan pembangunan di berbagai sektor di Kabupaten Indramayu.
Melalui visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong), pemerintah daerah menjalankan 14 program percepatan pembangunan yang difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Di bidang keagamaan, Pemkab menggulirkan program Indramayu Mengaji dan Indramayu Berzakat. Program ini mendorong kegiatan hafalan Al-Qur’an, khataman 30 juz, pembangunan rumah tahfidz, serta penyaluran dana zakat untuk bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan beasiswa bagi warga kurang mampu.
Sementara di sektor pendidikan dan kesehatan, pemerintah menghadirkan program Indramayu Belajar, termasuk Sekolah Rakyat dan Sanggar Seni Masuk Sekolah. Di bidang kesehatan, Pemkab merencanakan pengaktifan kembali eks bangunan RS Reysa di Cikedung Lor menjadi RSUD guna memperluas layanan kesehatan bagi masyarakat wilayah Indramayu Barat. Program penurunan stunting, layanan BPJS, dan cek kesehatan gratis juga terus digalakkan.
Sebagai daerah lumbung pangan, perhatian juga diberikan pada sektor pertanian. Pemkab membangun 31 demplot pertanian sebagai sarana edukasi bagi petani, sekaligus memperkuat program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) guna melindungi petani dari risiko gagal panen.
Di bidang infrastruktur, perbaikan jalan menjadi salah satu prioritas. Sepanjang tahun 2025, pemerintah daerah telah melakukan pemeliharaan rutin pada puluhan ruas jalan, rekonstruksi jalan kabupaten, serta rehabilitasi jalan desa di berbagai wilayah.
Selain itu, Pemkab juga mengembangkan layanan digital melalui Super Apps Wong Reang dan kanal pengaduan Wong Reang Wadul. Melalui sistem ini, ratusan aduan masyarakat dapat ditangani dengan cepat oleh perangkat daerah.
Di sektor sosial dan lingkungan, pemerintah melaksanakan program REANG EMAN NING SEMA yang melibatkan ASN sebagai pendamping lansia. Pembangunan sarana air bersih, sanitasi, serta normalisasi sungai juga dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Memasuki tahun kedua kepemimpinannya, pemerintah daerah di bawah komando Lucky Hakim menargetkan pembangunan yang lebih merata, khususnya di wilayah pedesaan, agar kemajuan daerah dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Indramayu.
( Maman )

