SIMPANG BAYAT –kecamatan bayung lincir kabupaten musi banyuasin, Suasana penuh kekhidmatan dan semangat persatuan menyelimuti Desa Simpang Bayat pada peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Momen ini menjadi semakin berkesan saat Kepala Desa Simpang Bayat Fatkhur Rohman, S.E. selaku Inspektur Upacara memilih berdiri di mimbar sederhana tanpa tenda pelindung, setara bersama seluruh warga di bawah terik matahari.
Pilihan ini bukan tanpa makna—beliau ingin merasakan panas yang sama dengan setiap peserta yang hadir, sebagai simbol bahwa kemerdekaan adalah milik bersama, tidak ada sekat dan pembeda antara pemimpin dan rakyat. “Kita berdiri sama tinggi, merasakan hal yang sama, karena kemerdekaan ini diraih dan dinikmati oleh kita semua secara bersama-sama,” ungkapnya.
Bapak Hadi Gimantoro dipercaya memimpin jalannya upacara sebagai Komandan Upacara, sementara pembacaan doa dipimpin oleh Bapak Kunawi, Kepala Dusun I Desa Simpang Bayat.
Upacara diikuti secara khidmat oleh lembaga dan aparatur desa, tokoh adat Marga Bayat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda. Turut hadir pula perwakilan organisasi perguruan pencak silat, kelompok kesenian kuda lumping, serta kelompok kesenian Tari Jaipong. Hadir juga Barisan Karangtaruna, para pelajar dari tingkat SD hingga SMP bersama para guru. Warga dari Dusun Satu, Dusun Dua, dan Dusun Tiga Desa Simpang Bayat pun memadati lokasi, menunjukkan semangat kemerdekaan yang terus hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi di seluruh penjuru desa.
Setelah upacara selesai, suasana semakin meriah dengan pembagian hadiah. Kepala Desa menyampaikan hal tersebut saat dikonfirmasi, menjelaskan bahwa sepanjang bulan Agustus telah dilaksanakan berbagai perlombaan dan pentas kesenian budaya sebagai bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan. Puncak acara ditutup dengan undian hadiah utama yang disambut antusiasme seluruh masyarakat Desa Simpang Bayat.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata persaudaraan dan kerukunan yang tumbuh di Desa Simpang Bayat, di mana berbagai unsur bersatu padu dalam satu tujuan: menghormati jasa para pahlawan dan bertekad mengisi kemerdekaan dengan karya nyata demi kemajuan desa dan bangsa.

