Indramayu, Detik sbs – Masyarakat Desa Karangsong, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, kembali menggelar tradisi tahunan Nadran . Kegiatan ini menjadi salah satu agenda budaya yang terus dilestarikan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat pesisir atas hasil laut yang melimpah serta keselamatan dalam bekerja.
Pada Rabu/05/04/2026.
Pelaksanaan Nadran tahun ini berlangsung meriah dan penuh khidmat. Ribuan warga, khususnya para nelayan beserta keluarga, turut hadir memadati lokasi kegiatan.
Berbagai rangkaian acara seperti doa bersama, pertunjukan kesenian tradisional, hingga atraksi budaya turut memeriahkan suasana, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kelompok KPL Mina Sumitra ini juga menjadi ajang silaturahmi antar warga serta bentuk pelestarian budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Ketua KPL Mina Sumitra, H. Suwarto dalam kesempatannya menyampaikan bahwa acara Nadran bukan sekadar ritual, melainkan bentuk rasa syukur masyarakat pesisir kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Acara Nadran ini merupakan tradisi turun-temurun yang harus kita lestarikan. Ini adalah wujud rasa syukur kita semua atas hasil laut yang melimpah dan keselamatan selama melaut. Kami berharap melalui acara ini, ikatan persaudaraan antar warga semakin erat dan kedepannya hasil tangkapan semakin baik serta keselamatan selalu terjaga,” ujar H. Suwarto.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Amsori, menambahkan bahwa persiapan acara telah dilakukan secara matang dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat desa. Hal tersebut menjadi kunci sukses terselenggaranya kegiatan dengan lancar dan penuh kemeriahan.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama dan partisipasi aktif seluruh warga Desa Karang Song serta dukungan berbagai pihak, acara Nadran tahun ini bisa berjalan dengan lancar dan sangat meriah. Semoga tradisi ini terus terjaga dan menjadi berkah bagi kita semua,” tutur Amsori.
Selain sebagai bentuk ungkapan syukur, tradisi Nadran juga memiliki nilai sosial dan budaya yang tinggi. Kegiatan ini menjadi sarana mempererat persatuan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta memperkuat identitas budaya masyarakat pesisir Indramayu.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan tradisi Nadran tetap lestari dan terus menjadi warisan budaya yang dapat dinikmati oleh generasi mendatang, sekaligus memberikan dampak positif terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.
( Maman )

