Top 5 This Week

Related Posts

Unjungan Buyut Kebulen 2026 Meriah, Arak-arakan 13 Sound System

Indramayu, Detik sbs– Tradisi leluhur bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan identitas budaya yang terus hidup di tengah masyarakat. Semangat itulah yang tergambar dalam perayaan Unjungan Buyut Kebulen 2026 di Desa Kebulen, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu. Perpaduan adat istiadat, hiburan rakyat, dan kebersamaan warga menjadikan tradisi tahunan ini berlangsung meriah dan menyedot perhatian masyarakat.
Jum’at/09/10/2026.

Kemeriahan terlihat, ketika arak-arakan adat mulai berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB. Sebanyak 13 grup sound system dari Depok turut ambil bagian, menambah semarak iring-iringan yang menjadi salah satu agenda paling menarik dalam rangkaian Unjungan Buyut Kebulen tahun ini.

Sepanjang kegiatan, suasana desa dipenuhi antusiasme masyarakat yang menyaksikan arak-arakan. Kehadiran berbagai peserta tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mempertahankan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Indramayu, H. Syaefudin, S.H., M.H., bersama Kuwu Desa Kebulen, H. Tarkani AZ.

Kuwu Kebulen, H. Tarkani AZ, menyampaikan bahwa Unjungan Buyut Kebulen merupakan agenda rutin tahunan yang mempunyai makna penting bagi kehidupan sosial dan budaya masyarakat setempat.

Menurutnya, pelaksanaan unjungan bukan hanya sebagai ungkapan rasa syukur, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antar warga serta menjaga nilai-nilai budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur.

Pemerintah desa berharap tradisi tersebut dapat terus dipertahankan dan dikenalkan kepada generasi muda agar tidak tergerus perkembangan zaman. Dengan demikian, nilai sejarah, kebersamaan, dan penghormatan terhadap leluhur tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Desa Kebulen.

Puncak Perayaan Digelar Sabtu
Rangkaian Unjungan Buyut Kebulen 2026 dikemas melalui berbagai kegiatan yang memadukan unsur budaya dan hiburan rakyat. Setelah arak-arakan pada Jumat, puncak perayaan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (10/10/2026), dengan sejumlah agenda yang melibatkan masyarakat luas.

Beragam kegiatan turut memeriahkan perayaan tersebut, mulai dari karnaval budaya, kegiatan olahraga, pesta rakyat, hingga pertunjukan wayang kulit yang menjadi salah satu kesenian tradisional masyarakat.

Perpaduan kegiatan adat dan hiburan ini diharapkan mampu memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, memperkuat kebersamaan, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya daerah.

Kemeriahan arak-arakan yang diikuti 13 grup sound system dari Depok menjadi salah satu daya tarik Unjungan Buyut Kebulen tahun ini. Namun, lebih dari sekadar kemeriahan, tradisi tersebut menyimpan pesan penting tentang rasa syukur, penghormatan kepada leluhur, serta tanggung jawab bersama untuk menjaga warisan budaya agar tetap lestari bagi generasi mendatang.
( Maman )

Popular Articles