Indramayu, Detik.sbs— Bidang Kepanduan, Olahraga dan Kesehatan (BKOK) DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Indramayu menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kesiapsiagaan Bencana Alam guna meningkatkan kesiapan dan kapasitas relawan dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Indramayu.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor DPD PKS Kabupaten Indramayu
dan diikuti oleh perwakilan relawan dari 31 kecamatan se-Kabupaten Indramayu.Pada Minggu 08/02/2026
Ketua DPD PKS Kabupaten Indramayu, Bhisma Panji Dewantara, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya diklat tersebut. Ia menilai kesiapsiagaan bencana merupakan kebutuhan mendesak yang harus dipersiapkan sejak dini, mengingat Indonesia merupakan wilayah yang rawan bencana.
“PKS tidak hanya hadir dalam kerja-kerja politik, tetapi juga dalam kerja-kerja kemanusiaan. Diklat ini adalah bentuk ikhtiar nyata agar kader dan relawan PKS siap hadir membantu masyarakat secara cepat, terorganisir, dan tepat sasaran ketika bencana terjadi,” ujar Bhisma.
Menurutnya, keberadaan relawan yang telah terlatih di setiap kecamatan akan memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.
“Relawan ini nantinya menjadi ujung tombak di lapangan, sekaligus penghubung komunikasi dengan berbagai pihak terkait,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang BKOK DPD PKS Indramayu, Wiharno Octorisa, S.Sos.I, menjelaskan bahwa diklat tersebut bertujuan membekali relawan dengan pengetahuan serta keterampilan dasar penanganan bencana sejak tahap awal.
“Indonesia, termasuk Indramayu, memiliki potensi bencana yang cukup tinggi. Karena itu, relawan harus dibekali kemampuan mitigasi bencana, kesiapsiagaan, serta pemahaman jalur komunikasi tanggap bencana agar bisa bergerak cepat dan tepat saat terjadi kondisi darurat,” ujar Wiharno.
Materi pelatihan mencakup mitigasi bencana, pemetaan risiko, serta sistem komunikasi dan koordinasi dalam situasi tanggap darurat. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan teknis lapangan yang bersifat praktis.
Diklat ini menghadirkan instruktur dari kepanduan internal PKS serta relawan bencana berpengalaman dari Aceh dan Sumatera Barat. Salah satu pemateri utama, Mudiyanto, relawan bencana Aceh–Sumbar, turut membagikan pengalaman langsung dalam penanganan berbagai bencana besar.
“Relawan harus siap secara mental, fisik, dan koordinasi. Kunci penanganan bencana adalah kecepatan, komunikasi yang jelas, dan kerja tim yang solid,” jelas Mudiyanto di hadapan peserta.
Melalui kegiatan ini, BKOK DPD PKS Indramayu berharap dapat melahirkan relawan-relawan tangguh yang siap diterjunkan kapan pun dibutuhkan, serta mampu menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat saat bencana terjadi.
( Maman )

