Indramayu,Detik sbs — Tim dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor DPRD Kabupaten Indramayu. Dalam kegiatan tersebut, petugas membawa sejumlah dokumen yang dimasukkan ke dalam sebuah koper berukuran sedang. Pada Rabu/10/06/2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Indramayu, Dulyono, membenarkan adanya kedatangan rombongan dari Kejati Jabar yang berlangsung tanpa pemberitahuan sebelumnya.
“Kurang lebih sekitar pukul 09.30 WIB saya mendapat informasi dari staf saat sedang berada di BKAD bahwa ada rombongan dari Kejaksaan Tinggi. Kemudian saya datang ke DPRD dan bertemu dengan mereka. Setelah memperlihatkan surat tugas, disampaikan bahwa mereka membutuhkan sejumlah dokumen,” ujar Dulyono.
Menurutnya, pihak DPRD langsung menindaklanjuti permintaan tersebut setelah memastikan surat tugas yang ditunjukkan petugas bersifat resmi.
Meski demikian, Dulyono mengaku belum mengetahui secara detail dokumen apa saja yang diminta maupun kaitannya dengan perkara tertentu.
Ia mengatakan, informasi lengkap masih menunggu berita acara dari bendahara DPRD yang dipanggil ke Kejaksaan Negeri Indramayu untuk menandatangani bukti pengambilan dokumen.
“Materi yang diminta kami belum mengetahui secara pasti. Nanti setelah bendahara menerima berita acara dan tanda terima pengambilan dokumen, baru bisa diketahui secara rinci,” katanya.

Ia menyebutkan jumlah dokumen yang diambil cukup banyak, diperkirakan mencapai puluhan berkas.
Dalam pelaksanaannya, tim Kejati Jabar juga terbagi menjadi dua kelompok.
Saat ditanya mengenai kemungkinan keterkaitan kegiatan tersebut dengan perkara tunjangan perumahan (tuper), Dulyono belum dapat memberikan kepastian.
“Kami tidak bisa menduga apakah kegiatan ini terkait tuper atau tidak, karena sejauh ini mereka hanya meminta dokumen,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah dokumen yang telah dikumpulkan kemudian dibawa menggunakan satu koper berukuran sedang yang tidak terisi penuh.
Dulyono menambahkan, kegiatan sidak berlangsung saat Ketua DPRD definitif tengah menjalankan tugas luar daerah bersama Bupati Indramayu.
“Kegiatan ini tanpa pemberitahuan sebelumnya. Kebetulan pimpinan sedang ada kegiatan di luar daerah, sehingga kami hanya melaporkan bahwa ada kegiatan dari Kejaksaan Tinggi,” pungkasnya.
( Maman )
