– Pelantikan Sekda dan Pejabat Baru Muba, Bupati Toha Tohet Ingatkan ASN Jauhi Pungli
– Perkuat Kinerja Pemerintahan, Bupati Muba Lantik Sekda, Pejabat Administrator, Fungsional dan Kepala Sekolah
– Sekda Baru Dilantik, Bupati Toha Tohet Dorong Birokrasi Profesional dan Pelayanan Publik Berkualitas
– Bupati Muba Resmi Lantik Sekda dan Pejabat Baru, Targetkan Muba Jadi Barometer Pembangunan
xxxxx(Muba) – Bupati Musi Banyuasin H. M. Toha Tohet, S.H. secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda), Pejabat Administrator, Pejabat Fungsional, serta Kepala Sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2026.
Prosesi pelantikan berlangsung di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, Sekayu, Kamis (12/3/2026), dan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Muba, anggota DPRD, para Asisten Setda, Staf Ahli Bupati, serta Kepala Perangkat Daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Muba menegaskan bahwa pelantikan dan mutasi jabatan dalam birokrasi merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi pemerintahan. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penataan organisasi, penguatan kelembagaan, serta pembinaan karier aparatur sipil negara (ASN) guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Pelantikan dan mutasi pejabat merupakan bagian dari kehidupan organisasi pemerintahan dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, sekaligus sebagai bagian dari pola pembinaan karier pegawai serta upaya meningkatkan kinerja pemerintahan,” ujar Bupati.
Ia menegaskan bahwa dalam menentukan jabatan bagi setiap pegawai, pemerintah daerah mempertimbangkan berbagai aspek penting seperti kapasitas, kompetensi, integritas, loyalitas, moralitas, pendidikan dan pelatihan, serta rekam jejak pengabdian terhadap daerah.
Menurutnya, pelantikan ini tidak semata-mata dipandang sebagai penempatan seseorang pada jabatan tertentu, melainkan sebagai upaya memperkuat kinerja organisasi pemerintahan daerah.
“Pelantikan ini harus dimaknai dari sudut kepentingan organisasi dan pelayanan publik, bukan sekadar penempatan figur pada jabatan tertentu,” tegasnya.
Secara khusus kepada Sekretaris Daerah yang baru dilantik, Bupati berharap agar mampu menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, serta komitmen tinggi dalam mengoordinasikan jalannya pemerintahan daerah dan mempercepat program pembangunan di Kabupaten Musi Banyuasin.
Sementara itu, kepada para pejabat administrator, pejabat fungsional, serta kepala sekolah yang dilantik, Bupati meminta agar mereka dapat menjadi motor penggerak kebijakan pemerintah daerah di unit kerja masing-masing.
Para pejabat tersebut juga diharapkan mampu membangun koordinasi yang kuat antar perangkat daerah, menjaga integritas birokrasi, serta meningkatkan kinerja pelayanan publik.
“Bangun koordinasi yang baik, jaga integritas, dan tingkatkan kinerja organisasi agar tercipta birokrasi yang profesional, efektif, serta benar-benar melayani masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya kekompakan dan soliditas seluruh perangkat daerah dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan.
Menurutnya, dengan kerja sama yang kuat antar lembaga, Kabupaten Musi Banyuasin diharapkan mampu menjadi salah satu barometer pembangunan daerah di Sumatera Selatan bahkan tingkat nasional.
Di akhir sambutannya, Bupati mengingatkan seluruh aparatur pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjauhi praktik pungutan liar (pungli) yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap birokrasi.
“Layani masyarakat dengan baik, penuh keikhlasan, dan jangan sampai ada pungutan liar. Integritas harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan amanah sebagai aparatur negara,” tandasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Muba Hj. Patimah Toha bersama jajaran pejabat daerah lainnya.

