Indramayu, Detik.sbs – Pemerintah Desa Limbangan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, menggelar Sea Party Nadran Limbangan 2026 sebagai tradisi tahunan masyarakat pesisir yang berlangsung selama empat hari, mulai 12 hingga 15 April 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk ungkapan rasa syukur atas hasil laut sekaligus upaya menjaga kelestarian budaya warisan leluhur.
Rangkaian acara nadran dikemas dalam berbagai kegiatan adat dan hiburan rakyat, mulai dari pertunjukan seni budaya, olahraga, hingga prosesi sakral pelepasan replika kapal laut sebagai puncak acara.
Pelaksanaan kegiatan ini diprakarsai oleh Pemerintah Desa Limbangan di bawah kepemimpinan Kuwu H. Nurwenda, bekerja sama dengan KPL Mina Sejati Jaya yang diketuai Tohadi, serta mendapat dukungan penuh dari masyarakat dan Karang Taruna setempat.
Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Desa Limbangan, dengan puncak acara berlangsung pada Rabu/15 /04/2026.
Tradisi nadran sendiri memiliki makna mendalam sebagai wujud syukur kepada Tuhan atas hasil laut yang melimpah, sekaligus mempererat solidaritas dan kebersamaan warga pesisir.
Berbagai kegiatan turut memeriahkan acara, di antaranya pagelaran wayang kulit purwa oleh Ki Dalang Sudarso dengan lakon Prawa Sejati yang berlangsung sepanjang 12 hingga 15 April 2026, pertandingan sepak bola antar klub pada Selasa, 14 April 2026 pukul 15.30 WIB, serta pementasan sandiwara “Sinare Kober” pada 14 April 2026 dan “Sangkala Dzatimurni” pada 15 April 2026. Puncak acara ditandai dengan pelepasan replika kapal laut pada 15 April 2026.
Kuwu Desa Limbangan, H. Nurwenda, menyampaikan bahwa kegiatan nadran bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai gotong royong masyarakat pesisir.
“Melalui nadran ini, kami berharap masyarakat semakin kompak, budaya tetap lestari, dan hasil laut ke depan semakin melimpah,” ujarnya.
Selain itu, semangat sportivitas juga terlihat dalam pertandingan sepak bola persahabatan antar klub yang menjadi bagian dari rangkaian acara. Pertandingan tersebut dibuka secara resmi oleh Kuwu H. Nurwenda melalui tendangan pertama di Lapangan Sepak Bola Desa Limbangan dan disambut antusias ratusan warga.
Pertandingan ini diikuti oleh klub-klub dari wilayah Indramayu hingga Cirebon, sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan pencarian bibit pemain muda berbakat.
“Sepak bola bukan hanya soal menang kalah, tetapi ajang mempererat persaudaraan dan menjauhkan pemuda dari hal-hal negatif,” tegasnya.
Dengan kemasan acara yang meriah dan sarat nilai budaya, Sea Party Nadran Limbangan 2026 diharapkan mampu menarik antusiasme masyarakat luas serta menjadi momentum kebersamaan yang penuh makna bagi warga Desa Limbangan dan sekitarnya.
( Maman )

