Minggu, Mei 24, 2026
HARGA IKLAN

Top 5 This Week

Related Posts

182 Lulusan Dikukuhkan, UNWIR Tegaskan Pentingnya Adaptasi Teknologi dan Etika

Indramayu, Detik sbs – Universitas Wiralodra (UNWIR) Indramayu melaksanakan wisuda Sarjana dan Magister Gelombang I Tahun 2026 di Aula Nyi Endang Dharma Ayu Convention Hall. Sebanyak 182 lulusan dari 17 program studi resmi dikukuhkan dalam prosesi yang berlangsung khidmat.
Sabtu/25/04/2026.

Kegiatan ini menjadi salah satu indikator konsistensi UNWIR dalam mencetak sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan zaman, khususnya di tengah percepatan transformasi digital.

Rektor UNWIR, Prof. Dr. H. Ujang Suratno, S.H., M.Si., dalam keterangannya menyampaikan bahwa dari keseluruhan program studi, masih terdapat dua program yang belum meluluskan mahasiswa pada wisuda gelombang pertama ini.

“Untuk gelombang pertama ini ada 182 lulusan dari 17 program studi. Hanya dua program studi yang belum meluluskan, yakni Magister Agama karena masih baru, dan Teknik Lingkungan yang juga belum sampai tahap ‎Ia juga mengapresiasi capaian akademik para lulusan. Menurutnya, seluruh program studi berhasil melahirkan mahasiswa terbaik, dengan dominasi diraih oleh perempuan.
“Alhamdulillah setiap program studi ada yang terbaik, dan saya merasa bangga karena yang terbaik itu perempuan,” tambahnya.

Dalam pidatonya, Prof. Ujang menegaskan bahwa lulusan perguruan tinggi dituntut tidak hanya menguasai kemampuan akademik, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi di era revolusi industri 4.0.

“Kita sekarang berada pada masa teknologi industri 4.0, yang merupakan era transformasi digitalisasi. Mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan hard skill, tetapi juga harus menguasai ‎”menurutnya

Ia menjelaskan bahwa perubahan teknologi berlangsung sangat cepat dan memengaruhi hampir seluruh sektor, termasuk pendidikan dan dunia usaha.

Oleh karena itu, mahasiswa harus memiliki kesiapan untuk terus belajar dan beradaptasi.
Sekarang proses pendidikan sudah banyak menggunakan teknologi. Perubahannya bukan lagi per jam, tapi bisa per menit bahkan per detik. Ini yang harus disadari oleh para lulusan,” jelasnya.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Rektor juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai etika dan moralitas sebagai jati diri bangsa.

“Yang tidak akan pernah berubah adalah etika dan moralitas. Indonesia memiliki budaya dan nilai sendiri, itu yang harus terus dijaga,” ujarnya.

Selain itu, ia menyoroti tantangan perguruan tinggi dalam meningkatkan minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

“Kita menghadapi tantangan bagaimana masyarakat mau melanjutkan pendidikan tinggi. Dengan kondisi ekonomi yang belum begitu baik, ini menjadi tantangan tersendiri,” ungkapnya.

UNWIR, lanjutnya, akan terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

“Ilmu pengetahuan tidak pernah stagnan, selalu berkembang. Apa yang diajarkan hari ini bisa jadi besok sudah tidak relevan. Karena itu, mahasiswa harus terus belajar dan menguasai ilmu baru, khususnya teknologi,” pungkasnya.
( Maman )

Popular Articles