Indramayu, Detik sbs– Libur panjang akhir pekan dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata bersama keluarga. Salah satu destinasi yang menjadi primadona di Kabupaten Indramayu adalah Pantai Balongan Indah atau yang dikenal dengan sebutan “Bali 2”, Kecamatan Balongan, yang dipadati pengunjung pada Minggu /05/07/2026.
Sejak pagi, ribuan wisatawan dari berbagai daerah, seperti Cirebon, Majalengka, Subang, Bandung, Purwakarta, serta warga Indramayu sendiri, memadati kawasan pantai untuk menikmati suasana liburan.
Mereka menghabiskan waktu dengan bermain pasir, menikmati panorama laut, menaiki perahu wisata, hingga berfoto di sejumlah spot yang tersedia.
Beragam fasilitas pendukung menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, di antaranya area bersantai, penyewaan perahu, wahana permainan anak-anak, mushola, karaoke keluarga, serta jembatan yang menjorok ke laut dan menjadi lokasi favorit untuk menikmati pemandangan.

Guna memberikan rasa aman kepada wisatawan, petugas gabungan TNI-Polri melakukan pengamanan sekaligus mengimbau para orang tua agar selalu mengawasi anak-anak saat bermain di kawasan pantai.
Ramainya kunjungan wisatawan juga membawa berkah bagi masyarakat sekitar. Pedagang kuliner, penyedia jasa penyewaan tikar, hingga pelaku usaha kecil mengaku mengalami peningkatan omzet selama libur panjang berlangsung.
Dedeh wisatawan asal Bandung Barat mengaku puas berlibur di Pantai Balongan Indah karena kondisi pantai yang bersih, area parkir yang luas, serta banyaknya wahana permainan untuk anak-anak.
“Tempatnya nyaman, bersih, area parkir juga luas jadi tidak repot. Anak-anak juga senang karena banyak permainan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Eti, pengunjung asal Subang, yang menilai suasana pantai nyaman dan cocok dijadikan destinasi rekreasi bersama keluarga.
‘Pantainya bersih dan suasananya enak buat santai. Jadi betah berlama-lama di sini,” katanya.
Meningkatnya jumlah kunjungan selama libur panjang diharapkan semakin mendorong pertumbuhan sektor pariwisata Kabupaten Indramayu sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat.
( Maman )

