Bayung Lencir, 31 Juli 2026 – Kasus dugaan pembegalan terjadi dini hari ini di ruas Jalan Lintas Sumatera, tepatnya wilayah Desa Kali Berau, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Peristiwa ini menimpa pengemudi truk yang sedang melintas dalam perjalanan antarprovinsi.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, truk Nissan bernomor polisi BK 8164 MI dikemudikan Arnold Fredi Sihotang bersama rombongan tiga kendaraan lain bermuatan sepeda motor, berangkat dari Pekanbaru menuju Jakarta sejak Selasa sore sekitar pukul 17.00 WIB. Sesampainya di wilayah Bayung Lencir, lampu depan truk korban mengalami kerusakan, sehingga ia dan rekannya berhenti di pinggir jalan sekitar pukul 01.00 WIB untuk melakukan pengecekan dan perbaikan.
Sekitar pukul 01.10 WIB, didatangi pengemudi mobil Ayla bernomor polisi BH 1336 SE yang menanyakan kondisi kendaraan. Saat korban lengah, pelaku diduga masuk ke kabin dan mengambil telepon genggam milik korban. Ketika ditegur, pelaku tidak mengakui perbuatannya dan segera memanggil rekannya datang ke lokasi.
Kurang dari sepuluh menit kemudian, tiba lima orang lain yang diduga sebagai rekan pelaku, membawa senjata tajam dan menodongkannya kepada korban. Dua rekan korban yang hendak membantu juga ditahan dan dilarang turun dari kendaraan. Salah satu rekan akhirnya berhasil pergi dan melapor ke Pos Penjagaan Yonif TP 948/SS.
Letnan Satu Infanteri Wawanto, Pasi Intelijen Yonif TP 948/SS Musi Banyuasin, membenarkan kejadian tersebut kepada awak media. Pihaknya menerima laporan sekitar pukul 01.30 WIB dan langsung turun ke lokasi bersama tim.
“Kami berhasil mengamankan satu orang tersangka berinisial DJ, berusia 27 tahun dan merupakan warga Desa Kali Berau. Rekan lainnya sempat melarikan diri. Tersangka beserta barang bukti segera diserahkan ke Polsek Bayung Lencir sekitar pukul 04.00 WIB untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.
Barang bukti yang disita antara lain tiga bilah pisau kecil yang tertinggal di kendaraan korban, satu bilah parang panjang, serta mobil Ayla yang dikemudikan tersangka.
Saat dikonfirmasi awak media, AKBP Kosim selaku Kapolsek Bayung Lencir juga membenarkan peristiwa dugaan pembegalan bersenjata tajam tersebut. Hingga kini, aparat kepolisian dibantu pihak TNI masih melakukan pengejaran intensif terhadap terduga pelaku lainnya yang belum tertangkap.
