bayung lencir, 5 september 2026 — kebakaran hutan dan lahan yang melanda dusun sumpal rt 03, desa tampang baru, kecamatan bayung lencir, kabupaten musi banyuasin, kini mulai mereda, meskipun belum sepenuhnya padam,
peristiwa bermula saat salah satu warga menghubungi awak media melalui whatsapp pada pukul 23.10 wib malam tadi, menyampaikan kabar kebakaran beserta rekaman video kobaran api yang mulai meluas dan mendekati pemukiman. malam itu juga awak media langsung menghubungi pihak damkar. pihak damkar segera meneruskan informasi tersebut ke pimpinan, namun saat itu belum bisa langsung meluncur ke lokasi karena personel juga sedang berjuang memadamkan api di daerah bayat yang juga dilanda kebakaran. awak media juga menghubungi pt bumi persada permai, yang menanggapi dengan sigap dan menyatakan akan segera meluncurkan tim ke lokasi. pihak kecamatan pun merespons cepat dan langsung menghubungi kepala desa setempat untuk mengkoordinasikan penanganan.
sebelum kedatangan tim damkar, diduga satu unit mobil tangki pemadam dari bpp telah lebih dulu turun ke lokasi sejak malam tadi membantu upaya pemadaman. warga bersama tim yang ada terus berjuang sejak kemarin tanpa henti, berupaya menahan laju api sambil dibantu mobil masyarakat dan pompa air.
baru pada hari ini tim damkar dapat sepenuhnya bergerak menuju daerah tersebut. perjalanan terkendala jarak tempuh yang cukup jauh dan memakan waktu cukup lama sebelum tiba di lokasi. sekitar pukul 14.45 wib, pihak damkar mengonfirmasi kepada awak media bahwa timnya telah tiba di tempat kejadian perkara dan langsung bergabung membantu proses pemadaman. dari foto yang dikirimkan, terlihat ada dua mobil tangki yang turun ke lokasi, kehadiran tim ini diharapkan dapat memperkuat penanganan yang selama ini dilakukan warga.
sekitar pukul 12.15 wib, warga kembali menghubungi awak media dalam keadaan lelah, letih, dan mengantuk. “kami dari malam tadi hingga siang ini tidak tidur, pak,” ujarnya, bercampur rasa cemas dan sedih yang mendalam. api dinyatakan masih belum dapat sepenuhnya dikendalikan. “api yang dekat pemukiman yang malam tadi dipadamkan mulai hidup lagi, pak,” ujarnya dengan suara penuh haru bercampur sedih. yang terbakar bukan sekadar lahan, melainkan perkebunan karet dan sawit — mata pencaharian dan masa depan yang menjadi tumpuan hidup mereka.
kemudian pada sore ini awak media juga menghubungi kepala dusun sumpal. beliau menyampaikan kabar yang sedikit melegakan: “alhamdulillah, masih ada, pak, api di sumpal, tapi tidak begitu besar lagi. sekarang masih kita padamkan bersama warga dan damkar,” ujarnya.
warga dan tim yang ada terus berupaya agar api benar-benar padam dan tidak berkembang kembali. dengan kedatangan tim damkar yang baru tiba hari ini, warga berharap api dapat segera dikendalikan sepenuhnya. di sisi lain, mereka juga memohon kepada pemerintah dan seluruh pihak terkait untuk dapat menurunkan bantuan serta tambahan personel dan peralatan, agar api tidak berkembang kembali dan kerugian yang dialami masyarakat tidak semakin bertambah.

