Top 5 This Week

Related Posts

Pedagang Pasar Jatibarang Ikhlas Iuran Kebersihan Rp2.000: Yang Penting Pasar Bersih dan Nyaman

Indramayu Detik sbs – Bagi pedagang pasar, kebersihan bukan sekadar soal pemandangan yang enak dilihat. Lingkungan yang bersih juga membuat aktivitas berjualan terasa lebih nyaman, pembeli betah datang, dan suasana pasar menjadi lebih sehat.

Hal itulah yang menjadi alasan sejumlah pedagang Pasar Jatibarang, Kabupaten Indramayu, tidak mempermasalahkan adanya iuran kebersihan sebesar Rp2.000 yang dipungut oleh Ikatan Pedagang Pasar (IPP).

Nilainya memang kecil, namun bagi para pedagang, ada harapan yang lebih besar di balik iuran tersebut. Mereka ingin uang yang dikumpulkan benar-benar kembali dalam bentuk lingkungan pasar yang lebih bersih dan nyaman.

Ketua Ikatan Pedagang Pasar (IPP), Hedi Warkim alias Lubis, mengatakan iuran tersebut merupakan bentuk kebersamaan antara pedagang dalam menjaga lingkungan tempat mereka mencari nafkah setiap hari.

“Ini untuk kebutuhan kebersihan pasar. Prinsipnya kami ingin pasar tetap bersih dan nyaman. Pedagang juga setiap hari beraktivitas di sini, jadi kebersihan ini menjadi kepentingan kita bersama,” ujar Lubis.
Sabtu/12/09/2026.

Menurutnya, menjaga kebersihan pasar tidak bisa hanya dibebankan kepada petugas kebersihan. Dibutuhkan kepedulian dari semua pihak, termasuk pedagang.
Lubis berharap para pedagang memahami bahwa iuran tersebut bukan semata-mata persoalan nominal, melainkan bentuk kepedulian bersama terhadap kondisi pasar.

“Kalau pasarnya bersih, kita semua juga nyaman. Pedagang nyaman berjualan, masyarakat yang datang membeli juga merasa nyaman. Jadi mari kita jaga bersama-sama,” katanya.

Sikap serupa disampaikan sejumlah pedagang. Billy mengatakan dirinya tidak keberatan dengan iuran tersebut selama memang digunakan untuk kebutuhan kebersihan.

“Bagi kami yang penting pasar bersih. Kalau memang iurannya untuk kebersihan, saya rasa tidak keberatan. Kita juga setiap hari mencari rezeki di pasar ini,” kata Billy.

Steven juga berpandangan bahwa kebersihan merupakan bagian dari kenyamanan dalam berdagang. Menurutnya, pedagang tentu akan merasa lebih tenang apabila lingkungan tempat mereka mencari penghasilan terjaga kebersihannya.

“Kami mendukung selama memang untuk kebersihan. Yang kami harapkan sederhana saja, pasar bersih, pedagang nyaman, dan pembeli juga senang datang,” ujarnya.

Sementara Lucky menilai kebersihan pasar seharusnya menjadi perhatian bersama. Ia berharap iuran yang diberikan pedagang dapat memberikan manfaat yang nyata.

“Tidak masalah kalau untuk kebersihan. Yang penting penggunaannya jelas dan hasilnya bisa kita lihat. Kalau pasar bersih, kita sendiri yang merasakan manfaatnya,” tuturnya.

Bukan Sekadar Iuran, Tapi Kenyamanan Bersama
Bagi para pedagang, Pasar Jatibarang bukan hanya tempat untuk berjualan. Di tempat inilah mereka menggantungkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.

Karena itu, kondisi pasar yang bersih dan nyaman menjadi harapan bersama. Kebersihan yang terjaga bukan hanya membuat lingkungan terlihat lebih baik, tetapi juga menciptakan suasana perdagangan yang lebih menyenangkan bagi pedagang dan masyarakat.
Para pedagang pun berharap pengelolaan iuran dilakukan secara terbuka dan sesuai peruntukannya. Dengan adanya kejelasan tersebut, kepercayaan pedagang akan semakin tumbuh.

Lubis menegaskan, IPP akan terus mendorong kebersamaan para pedagang dalam menjaga kondisi Pasar Jatibarang.

“Kami ingin pasar ini menjadi tempat yang nyaman untuk semua. Bukan hanya bagi pedagang, tetapi juga bagi masyarakat yang datang berbelanja. Kalau semua peduli, insyaallah kebersihan pasar bisa kita jaga bersama,” pungkasnya.

Pada akhirnya, Rp2.000 mungkin bukan jumlah yang besar. Namun ketika diberikan oleh banyak pedagang dengan tujuan yang sama, iuran tersebut diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya menjaga tempat mereka mencari rezeki agar tetap bersih, nyaman, dan layak bagi semua.
( Maman )

Popular Articles