Top 5 This Week

Related Posts

H.Ruswa, M.Pd.i Turun Langsung ke Desa Rambatan Wetan Serap Aspirasi Warga Lewat Reses dan Silaturahmi.

Indramayu, Detik sbs – Kedekatan antara wakil rakyat dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam mendorong pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Melalui komunikasi secara langsung, berbagai persoalan yang dihadapi warga dapat disampaikan untuk menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan arah pembangunan daerah.

Hal tersebut tercermin dalam kegiatan kunjungan kerja (kunker), reses, dan silaturahmi yang dilakukan anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) H.Ruswa,M.Pd.i, masa  Persidangan III bersama masyarakat Blok Barat Desa Rambatan Wetan Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu, Rabu Malam/14/10/2026.

Kegiatan reses tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai persoalan yang masih dihadapi di lingkungan mereka. Selain mempererat silaturahmi antara wakil rakyat dan konstituen, forum reses juga dimanfaatkan sebagai sarana menjaring aspirasi yang nantinya akan diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan daerah.

Dalam dialog yang berlangsung terbuka dan penuh keakraban, warga menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak, mulai dari penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik yang dinilai masih minim, Tempat Pembuangan Sementara ( TPS ) sampah hingga peningkatan kualitas infrastruktur jalan gang yang menjadi akses utama aktivitas masyarakat.

Masyarakat berharap berbagai usulan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah sehingga pembangunan di Desa Rambatan Wetan dapat berjalan lebih merata dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan perekonomian maupun kesejahteraan warga.

Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat, H. Ruswa menegaskan seluruh masukan akan dicatat dan dibawa ke DPRD Kabupaten Indramayu untuk diperjuangkan sesuai mekanisme perencanaan pembangunan serta penganggaran pemerintah daerah.

“Pelaksanaannya tentu tidak bisa langsung sekarang, karena APBD sudah ditetapkan dan APBD Perubahan juga sudah disetujui. Kalau diusulkan untuk tahun depan, paling cepat bisa diproses sesuai mekanisme perencanaan yang berlaku. Yang penting, aspirasi masyarakat ini akan kita perjuangkan untuk diusulkan,” ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh masukan masyarakat, termasuk kebutuhan PJU, tetap akan dimasukkan dalam laporan hasil reses. Namun, realisasi usulan tersebut nantinya harus mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah serta skala prioritas pembangunan.

“Prinsipnya, bukan soal disetujui atau tidak disetujui saat ini. Semua aspirasi masyarakat pasti kita usulkan sebagai laporan hasil reses. Nanti kita lihat kemampuan anggaran tahun depan dan menentukan mana yang menjadi prioritas untuk direalisasikan,” jelasnya.

Selain menyerap aspirasi, H. Ruswa juga menyampaikan informasi mengenai sejumlah kebijakan pemerintah daerah yang telah diambil oleh Bupati bersama DPRD Kabupaten Indramayu. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai arah kebijakan dan proses pengambilan keputusan di tingkat daerah.

Menurutnya, masyarakat perlu mendapatkan informasi yang benar agar tidak terjadi kesalah pahaman dalam menilai kebijakan pemerintah. Ia juga menilai bahwa setiap kebijakan harus terbuka terhadap evaluasi, kritik, dan perbaikan apabila ditemukan kekurangan dalam pelaksanaannya.

“Saya berharap tidak terjadi kesalah pahaman informasi mengenai kebijakan pemerintah daerah. Kebijakan yang dibuat Bupati dan DPRD tentu tidak semuanya sempurna, tetapi juga tidak semuanya salah. Ada kebijakan yang baik dan perlu dipahami masyarakat. Sementara itu, terhadap hal-hal yang masih kurang, kita membuka ruang untuk kritik dan perbaikan,” tuturnya.

Menurutnya, kegiatan reses bukan sekadar agenda rutin anggota legislatif, melainkan bentuk tanggung jawab dalam memastikan suara masyarakat tersampaikan dan menjadi bagian dari proses penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

Ia juga mengingatkan bahwa realisasi setiap usulan membutuhkan proses, mulai dari perencanaan, penyusunan program, hingga penganggaran. Karena itu, masyarakat diminta tetap bersabar dan terus mengawal setiap aspirasi yang telah disampaikan.

“Semua usulan tentu akan kami perjuangkan. Namun proses pembangunan tidak bisa dilakukan secara instan. Harus melalui perencanaan, pembahasan anggaran, dan mekanisme yang telah ditetapkan. Kami mohon masyarakat bersabar, terus memberikan dukungan, dan mendoakan agar aspirasi ini dapat terwujud,” tambahnya.

Sementara itu, Kuwu Rambatan Wetan Tarjuki mengapresiasi kehadiran H. Ruswa yang turun langsung menemui masyarakat untuk mendengarkan berbagai kebutuhan pembangunan di desanya.

Menurutnya, kegiatan reses menjadi sarana penting dalam memperkuat komunikasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan DPRD sehingga usulan pembangunan dapat tersampaikan secara langsung kepada pihak yang memiliki kewenangan.

Kegiatan reses dihadiri langsung oleh anggota dewan dari partai PKS H.Ruswa, M.Pd.i, Kuwu Rambatan Wetan Tarjuki, ketua BPD, Saman,perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, Sajiwa (Sahabat Haji Ruswa), para pemuda, serta ratusan warga yang antusias mengikuti jalannya dialog.

Berbagai aspirasi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi prioritas dalam penyusunan program pembangunan Kabupaten Indramayu pada tahun anggaran mendatang, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Desa Rambatan Wetan.
( Maman ).

Popular Articles