Indramayu, Detik sbs – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalur Pantura Indramayu, tepatnya di Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Minggu /12/07/2026.
Sebuah mobil pick up yang mengangkut rombongan pengantar pengantin ditabrak truk tronton saat diduga hendak berputar balik (u-turn).
Akibat kecelakaan tersebut, delapan orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi maupun setelah dievakuasi, sementara empat orang lainnya mengalami luka-luka dan mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, rombongan pengantar pengantin berasal dari Desa Cempeh, Kecamatan Lelea. Saat kendaraan pick up berwarna hitam yang mereka tumpangi hendak berputar balik di jalur Pantura, dari arah belakang datang sebuah truk tronton yang kemudian menghantam kendaraan tersebut.
Benturan keras mengakibatkan para penumpang pick up terpental ke badan jalan. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian langsung memberikan pertolongan kepada korban yang masih selamat sembari menghubungi petugas.
Seluruh korban kemudian dievakuasi menggunakan sejumlah ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara Indramayu (RSBI) Losarang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Salah seorang warga di lokasi, Masna, membenarkan bahwa para korban merupakan rombongan pengantar pengantin dari Desa Cempeh.
“Iya betul, para korban dari Desa Cempeh, Kecamatan Lelea. Katanya sedang mengantar pengantin. Saat hendak putar balik, mobil pick up ditabrak truk tronton dari belakang sehingga banyak korban terpental,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Satuan Lalu Lintas Polres Indramayu belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap maupun identitas para korban. Petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan pendataan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
( Maman )

