Jabon Mekar, Parung Bogor, 4, September 2026–Sebuah pabrik tahu di wilayah Jabon Mekar Bogor diduga mencemari lingkungan. warga sekitar mengeluhkan adanya pembuangan limbah sisa produksi ke kali serta asap dari cerobong pabrik yang dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari.
Pabrik tersebut diketahui dimiliki oleh Seseorang yang enggan disebutkan Namanya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemilik maupun instansi terkait.
Limbah Diduga Dibuang ke Kali, Warga Keluhkan Bau dan Warna Air Tercemar
Menurut keterangan warga, limbah sisa produksi tahu diduga dibuang langsung ke aliran kali yang melintas di dekat lokasi pabrik. Akibatnya, air kali berubah warna dan menimbulkan bau tidak sedap.
Kondisi ini dikhawatirkan berdampak pada lingkungan sekitar, terutama bagi warga yang aktivitasnya bergantung pada aliran sungai tersebut. Warga juga khawatir pencemaran dapat memicu masalah kesehatan dan merusak ekosistem.
Cerobong Asap Disebut Ganggu Kenyamanan Warga
Selain persoalan limbah, cerobong asap pabrik juga menjadi keluhan. Warga menyebut asap yang keluar cukup pekat dan mengganggu kenyamanan, terutama saat aktivitas produksi berlangsung.
“Kalau lagi produksi asapnya tebal. Bau dan sesaknya sampai ke rumah warga,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Tuntutan Penertiban dan Pengawasan
Warga mendesak instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup, DLH Bogor, serta aparat setempat untuk segera melakukan pengecekan dan penindakan.
Mereka meminta agar pabrik segera menata sistem pembuangan limbah sesuai aturan dan memasang alat pengendali polusi udara pada cerobong agar tidak mengganggu lingkungan.
Sampai berita ini disusun, pihak pemilik belum memberikan tanggapan. Begitu pula belum ada pernyataan resmi dari DLH Jabon Mekar Bogor terkait hasil pengawasan di lokasi.
Pencemaran lingkungan akibat limbah industri rumah tangga menjadi perhatian karena dapat berdampak langsung pada kesehatan warga dan kelestarian sungai di wilayah padat penduduk.

