JAKARTA, 28 September 2026 – Dunia perfilman horor tanah air kembali menunjukkan taringnya di kancah nasional maupun internasional. Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment secara resmi mengumumkan penayangan sekuel film horor eksorsisme yang sangat dinantikan, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 8 Oktober 2026.
Di bawah arahan sutradara Rizal Mantovani, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah hadir dengan jangkauan cerita dan pengalaman menonton yang dinilai naik kelas. Tidak hanya menyasar bioskop reguler, karya ini juga berhasil menembus standar kualitas ketat untuk dapat dinikmati di berbagai format format sinematik tingkat tinggi, termasuk IMAX XXI, 4DX CGV, dan Magnify 8 Cinepolis.
Dosa Masa Lalu dan Ancaman Skala Kota
Berbeda dari film pertamanya yang sukses mencetak blockbuster, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah mengangkat skala teror yang jauh lebih masif. Cerita ini berfokus pada ancaman entitas kuno bernama Rephaim yang kembali menuntut imbalan atas perbuatan leluhur manusia di masa lalu.
Perjalanan emosional bermula dari usaha menyelamatkan nyawa seorang pemuda bernama Daniel (Venly Arauna), yang menanggung konsekuensi akibat pilihan keluarga dan neneknya. Namun, teror tersebut tak berhenti pada satu keluarga. Menurut penjelasan Rizal Mantovani, Rephaim adalah entitas yang terikat pada wilayah tertentu (dominion), sehingga ancaman dan dampaknya meluas hingga mencakup seluruh kota.
Dua Romo Eksorsis dan Ujian Keimanan
Dua karakter utama Romo Eksorsis dari film pertama, Romo Rendra (Lukman Sardi) dan Romo Thomas (Jerome Kurnia), kembali dipertemukan. Di sekuel kali ini, penonton diajak menyelami latar belakang masa lalu Romo Rendra yang lebih mendalam, di mana keduanya harus berhadapan dengan benturan antara iman dan keraguan di tengah teror mistis yang mengancam.
Aktor Lukman Sardi mengungkapkan bahwa perannya kali ini memberikan refleksi mendalam mengenai dinamika spiritual manusia saat menghadapi masa-masa sulit. Cerita ini tidak sekadar menyajikan ketakutan, tetapi juga membawa pesan reflektif tentang Kuasa Tuhan yang selalu lebih besar dari keraguan manusia.
Sutradara dan tim produksi berharap pesan ini dapat memberikan relevansi kuat bagi penonton Indonesia. Penulis dan produser Robert Ronny menambahkan bahwa karakter-karakter di dalam film mencerminkan kondisi manusia yang sering merasa frustrasi dan kehilangan pegangan, sekaligus mengingatkan agar masyarakat tidak kehilangan iman saat melalui masa tersulit.
Didukung Bertabur Bintang dan Jajaran Produser Eksekutif
Film ini diproduseri oleh Robert Ronny dan Prima Taufik, serta naskahnya ditulis oleh Robert Ronny bersama Andri Cahyadi. Selain Lukman Sardi, Jerome Kurnia, dan Venly Arauna, Kuasa Gelap: Perjanjian Darah turut dibintangi oleh deretan aktor papan atas seperti Ferry Salim, Feby Febiola, Lydia Kandou, Sisca Saras, Keysha Angelica, Kiki Narendra, hingga Faiz Vishal.
Skala produksi yang lebih besar ini didukung oleh kemitraan strategis dengan jajaran produser eksekutif dan rumah produksi, di antaranya Legacy Pictures, SRN, Virtuelines Entertainment, WOW Multinet Pictures, Mokster Films, dan Netzme Gateway.
Bagi para penikmat film horor, pemesanan dan kabar terbaru seputar tayangan dapat dipantau melalui akun Instagram resmi @kuasagelap.id sebelum penayangan perdananya di layar lebar pada 8 Oktober 2026.

