

JAKARTA – Indonesia kembali menjadi tuan rumah perayaan budaya internasional melalui Pekan Francophonie 2026 yang berlangsung pada 20 hingga 24 April 2026. Sebanyak 18 kedutaan besar negara anggota dan pengamat Organisation Internationale de La Francophonie (OIF) berkolaborasi menyelenggarakan lebih dari seratus acara di seluruh nusantara.
Perayaan tahun ini mengusung semangat kebebasan, kreativitas, dan keragaman, sekaligus menandai 200 hari menjelang KTT Francophonie 2026 yang akan diselenggarakan di Kamboja.
Bahasa Prancis sebagai Peluang Global
Bahasa Prancis kini bukan sekadar alat komunikasi, melainkan identitas global yang vital:
• Pengguna Global: Digunakan oleh hampir 400 juta orang di lima benua, dengan setengah penggunanya berusia di bawah 30 tahun.
• Kekuatan Ekonomi: Menjadi bahasa ketiga yang paling umum digunakan dalam perdagangan internasional, mencakup 20% dari total perdagangan global.
• Eksistensi di Indonesia: Didukung oleh lebih dari 60.000 pelajar setiap tahunnya dan program studi di sekitar 15 universitas terkemuka.

Agenda Unggulan: Dari Musik Tunisia hingga Hari Kartini
Pekan Francophonie 2026 menawarkan rangkaian kegiatan yang inklusif dan beragam di sembilan kota, termasuk Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, hingga Makassar.
• Dialog Antarbudaya: Penampilan musik “Avec le Temps” oleh seniman Tunisia, Dorsaf Hamdani dan Zied Zouari, yang memadukan lagu Prancis klasik dengan sentuhan Arab dan Mediterania di Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya.
• Penghormatan Hari Kartini: Pada 21 April, perayaan ini memberikan perhatian khusus pada emansipasi perempuan melalui lokakarya penulisan “Kartini Masa Kini” dan konferensi kesehatan bersama Kementerian PPPA.
• Mobilitas Pemuda: Sesi interaksi langsung antara mahasiswa Indonesia dengan duta besar dari berbagai negara (Prancis, Swiss, Rwanda, dll.) di Universitas Negeri Jakarta pada 23 April untuk membahas kerja sama internasional dan pendidikan.
Terbuka untuk Umum
Masyarakat luas diundang untuk menikmati kekayaan budaya melalui konser, pemutaran film, pengalaman kuliner, hingga lomba bahasa Prancis. Seluruh rangkaian acara ini bertujuan mempererat hubungan antara Indonesia dan komunitas berbahasa Prancis di seluruh dunia.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal lengkap kegiatan dapat diakses melalui situs resmi Institut français d’Indonésie di www.ifi-id.com.
