Top 5 This Week

Related Posts

Ratusan Warga Semarakkan Tradisi Unjungan Embah Buyut Sarahpati di Karanganyar.

Indramayu, Detik sbs – Ratusan masyarakat memadati Blok Lima, wilayah paling ujung Desa Karanganyar, Kecamatan Pasekan untuk mengikuti Tradisi Adat Unjungan Embah Buyut Sarahpati yang digelar selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Juni 2026.

Kegiatan budaya tahunan ini berlangsung meriah dan menjadi wujud nyata pelestarian warisan leluhur yang hingga kini masih dijunjung tinggi oleh masyarakat setempat.

Rangkaian acara diawali dengan kirab budaya Embah Buyut Sarahpati yang diikuti ratusan warga. Arak-arakan semakin semarak dengan penampilan kesenian genjring serta hiburan organ tunggal yang merupakan bentuk partisipasi para Ketua RT dan RW.

Pada hari kedua, masyarakat kembali dihibur dengan pertunjukan sandiwara Dwi Warna dari Desa Santing, Kecamatan Losarang. Pentas seni tradisional tersebut berhasil menarik perhatian warga yang memadati lokasi hingga malam hari dan menambah semarak perayaan adat.

Puncak kegiatan dilaksanakan pada Selasa /23/06/2026 melalui doa bersama dan pengajian umum sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus penghormatan kepada para leluhur.

Acara dihadiri Camat Pasekan beserta jajaran, Kuwu Karanganyar , Ketua dan anggota BPD, perangkat desa, Babinsa ,Bhabinkamtibmas Kapolsek Pasekan beserta jajaran, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta para kuwu se-Kecamatan Pasekan.

Kuwu Karanganyar, Somari, menjelaskan bahwa Pemerintah Desa hanya memfasilitasi pelaksanaan kegiatan, sedangkan seluruh rangkaian acara dapat terselenggara berkat kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat.

‘Tradisi ini merupakan bagian dari warisan budaya yang perlu terus dipertahankan. Selain menjadi bentuk penghormatan kepada para pendahulu, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat persatuan dan kekeluargaan antar warga,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Pasekan H. Taryadi menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan tradisi tersebut.

“Besarnya antusiasme warga selama pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa Unjungan Embah Buyut Sarahpati masih menjadi tradisi yang memiliki nilai penting bagi masyarakat. Keberlangsungannya menjadi bukti bahwa budaya lokal tetap hidup dan mampu memperkuat identitas serta kebersamaan di tengah perkembangan zaman,” ujarnya.
( Maman )

Popular Articles