Minggu, Mei 24, 2026
HARGA IKLAN

Top 5 This Week

Related Posts

Sosialisasi Mitigasi Bencana Tekankan Kesiapsiagaan dan Penguatan Koordinasi Lintas Sektor

Indramayu,Detik.Sbs– Sosialisasi Mitigasi Bencana Alam diselenggarakan di Ruang Rapat BPBD Kabupaten Indramayu, Jalan Pahlawan No. 62/A, Kelurahan Lemahmekar, Kecamatan Indramayu. Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual dan diikuti oleh para Dandim jajaran Korem 063/Sunan Gunung Jati bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di wilayah masing-masing.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danrem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., sebagai bentuk perhatian pimpinan terhadap pentingnya kesiapsiagaan satuan dalam menghadapi potensi ancaman bencana di wilayah tugas.

“Wilayah Korem 063 memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi. Karena itu diperlukan kesiapsiagaan, kecepatan bertindak, serta koordinasi yang solid agar masyarakat terlindungi,” tegas Danrem.

Sosialisasi ini dihadiri oleh Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu Ir. Aep Surahman yang mewakili Bupati Indramayu, Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., serta perwakilan Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, DPRD Kabupaten Indramayu, dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Indramayu Drs. Dadang Oce Iskandar.
Sebagai narasumber, hadir Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Barat Teten Ali Mulku Engkun dan Kepala BMKG Kertajati Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani, S.T., M.T., Ph.D., IPU.

Dalam pemaparannya, Kalak BPBD Provinsi Jawa Barat menekankan pentingnya upaya pencegahan melalui pemetaan wilayah rawan bencana, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kesiapan logistik, serta pemberdayaan masyarakat.

“Mitigasi adalah investasi keselamatan. Semakin siap sejak awal, semakin kecil dampak bencana,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BMKG Kertajati menyampaikan informasi terkait perkembangan kondisi cuaca serta potensi ancaman bencana hidrometeorologi yang perlu diwaspadai.

“Informasi prakiraan dan peringatan dini BMKG harus dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan di lapangan,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antarinstansi dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana guna melindungi masyarakat secara optimal
( Maman )

Popular Articles