Top 5 This Week

Related Posts

Yamaha Vixion Disulap Jadi Motor Angkut Gabah, Inovasi Mekanik Bantu Petani

Indramayu, Detik sbs– Kreativitas seorang mekanik desa di Kabupaten Indramayu melahirkan inovasi sederhana yang cukup menarik perhatian. Yamaha Vixion generasi lama disulap menjadi kendaraan angkut hasil pertanian untuk membantu petani membawa gabah dari sawah.

Motor tersebut merupakan karya Urip, mekanik asal Desa Rancahan Blok Plasah, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu. Berbeda dari tampilan Vixion pada umumnya, kendaraan itu kini memiliki rangka belakang yang lebih panjang, ban bertapak kasar, serta konstruksi yang diperkuat untuk membawa muatan.

Saat ditemui di rumahnya, Urip mengatakan, ide membuat kendaraan angkut tersebut berawal dari pengalaman pribadinya saat kesulitan membawa hasil panen dari area persawahan.

“Dulu kalau mengangkut padi dari sawah ke rumah sering kesulitan. Dari situ saya berpikir bagaimana caranya supaya motor bisa dipakai mengangkut barang dengan lebih mudah,” ujar Urip.
Selasa/04/08/2026.

Berbekal kemampuan memperbaiki sepeda motor dan keterampilan mengelas, Urip kemudian mulai melakukan sejumlah perubahan pada kendaraan. Bagian rangka belakang diperpanjang sekaligus diperkuat untuk menopang beban lebih besar.

Tak hanya rangka, sejumlah komponen juga disesuaikan. Ban belakang menggunakan tipe bertapak kasar agar lebih mampu melintasi jalan tanah dan berlumpur. Gir, rantai, stang hingga dudukan roda belakang turut dimodifikasi supaya kendaraan tetap stabil ketika membawa muatan.

Menariknya, seluruh proses pengerjaan dilakukan sendiri di bengkel sederhana miliknya. Urip mengerjakan mulai dari pemotongan rangka, penyambungan besi hingga proses pengelasan.

Untuk menekan biaya, ia memanfaatkan sejumlah komponen bekas yang masih layak digunakan. Biaya modifikasi satu unit kendaraan tersebut diperkirakan sekitar Rp1,5 juta.

“Kalau memakai komponen baru tentu biayanya lebih besar. Saya memanfaatkan komponen yang masih layak supaya lebih hemat, tetapi hasilnya tetap kuat untuk bekerja,” katanya.

Hasil modifikasi tersebut kemudian mulai dimanfaatkan oleh sejumlah petani dan buruh angkut gabah di beberapa wilayah Indramayu. Kendaraan dinilai lebih praktis untuk membantu proses pengangkutan, terutama ketika harus melewati jalan sempit maupun akses menuju pematang sawah.

Menurut Urip, konsep serupa juga bisa diterapkan pada jenis sepeda motor lain. Tidak hanya Yamaha Vixion, Honda Supra Fit misalnya, juga dapat dimodifikasi menjadi kendaraan pengangkut hasil pertanian dengan menyesuaikan konstruksi dan kekuatan rangkanya.

“Kalau Vixion memang lebih banyak dipakai karena rangkanya kuat, tapi motor lain seperti Supra Fit juga bisa dimodifikasi untuk mengangkut hasil pertanian. Tinggal disesuaikan saja bentuk dan kekuatannya,” jelasnya.

Bagi petani, kendaraan seperti ini menjadi alternatif untuk mempermudah mobilitas saat musim panen. Selain membantu mempercepat pengangkutan gabah, motor tersebut juga dirancang agar dapat menjangkau area persawahan yang sulit dilalui kendaraan angkut berukuran besar.

Inovasi Urip menjadi gambaran bahwa solusi terhadap persoalan pertanian tidak selalu membutuhkan teknologi canggih dan biaya besar. Dari bengkel sederhana dan berangkat dari kebutuhan sehari-hari, seorang mekanik desa mampu menciptakan kendaraan yang memiliki manfaat langsung bagi petani.

Kreativitas tersebut sekaligus menunjukkan bahwa potensi inovasi dapat tumbuh dari lingkungan masyarakat sendiri, selama ada kemauan untuk mencari solusi atas persoalan yang dihadapi di lapangan.
( Maman )

Popular Articles