Indramayu, Detik sbs – Tumpukan sampah di tempat pembuangan sementara yang berada di Jalan Raya Bendungan Bojong terlihat semakin parah hingga meluber ke badan jalan, namun belum juga diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Kabupaten Indramayu. Warga sekitar ” Sesak” . Dinas Lingkungan Hidup di nilai lamban.Kini jadi sorotan warga.
Kondisi tersebut membuat warga sekitar dan pengguna jalan merasa resah. Aroma busuk yang menyengat memaksa para pengendara motor hingga pejalan kaki menutup hidung saat melintas di lokasi. Selain merusak pemandangan, tumpukan sampah itu juga dinilai dapat memicu gangguan kesehatan.
Salah seorang warga setempat, Arip, mengaku kecewa karena persoalan sampah itu tak kunjung ditangani.

“Sudah beberapa hari menumpuk dan baunya luar biasa menyengat. Kami merasa terganggu, apalagi lokasinya di pinggir jalan raya. Kalau terus dibiarkan bisa jadi sumber penyakit,” tegas Arip.Sabtu/09/05/2026.
Keluhan juga datang dari warga lainnya yang berharap ada tindakan cepat dari dinas terkait agar sampah tidak semakin menggunung.
“Kami minta DLH jangan tutup mata. Sampah ini bukan cuma mengganggu warga sekitar, tapi juga pengguna jalan yang lewat setiap hari,” ujar seorang warga dengan nada kesal.

Sementara itu, seorang pengendara yang melintas mengaku kondisi tersebut sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
“Setiap lewat sini pasti tutup hidung. Bau sampahnya menyebar sampai ke jalan, bahkan sebagian sampah sudah hampir memakan badan jalan,” katanya.
Warga berharap Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Kabupaten Indramayu segera turun tangan dan melakukan pengangkutan sampah secara rutin agar persoalan tersebut tidak semakin parah dan mencemari lingkungan sekitar.
( Maman )

