Rangkaian panggung pra-acara (Road to Jambore) dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 di Kota Batu resmi digulirkan. Sebagai titik awal dari target kunjungan ke 24 desa/kelurahan, Panitia Bersama Jambore Anak Indonesia melaksanakan kunjungan silaturahmi perdana ke Dusun Payan, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu pada hari Senin, 22 Juni 2026.
Kunjungan perdana ini mendapatkan sambutan yang luar biasa hangat dan antusias dari warga setempat. Bertempat di lingkungan *RW 07 Dusun Payan*, kehadiran tim panitia disambut oleh jajaran tokoh yang lengkap, mulai dari Ketua RW 07, Ibu Ketua TP PKK Desa Punten, Bu Kasun (Kepala Dusun), Bu RW, Pokja 1 PKK Desa Punten, hingga Bu RT setempat. Tidak ketinggalan, Forum Anak RW 07, Forum Anak Desa Punten, serta perwakilan masyarakat RW 07 Dusun Payan turut memadati lokasi acara.
Pertemuan silaturahmi ini digelar secara lesehan beralaskan karpet dengan konsep yang sangat merakyat, guyub, dan penuh keakraban. Di sela-sela gang permukiman yang asri, Ketua Panitia beserta Tim Jambore Anak Indonesia duduk melingkar bersama warga untuk berdiskusi interaktif. Lingkungan RW 07 Dusun Payan ini juga dikenal menarik perhatian karena telah mengusung konsep Kampung Ramah Anak, lengkap dengan hiasan mural edukatif di sepanjang dinding gang permukiman.
*Mengawal Hak Anak Langsung dari Akar Rumput*
Hadir langsung memimpin jalannya kunjungan, Ketua Komnas Perlindungan Anak Kota Batu, Rudianto, S.Pd., S.H., M.A.P., atau yang akrab disapa dengan sebutan Goes Idur. Beliau mengutarakan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kesiapan luar biasa dari warga RW 07 Dusun Payan.
Dalam arahannya, Goes Idur menekankan bahwa perlindungan terhadap anak tidak akan pernah sukses tanpa adanya fondasi yang kuat di tingkat lingkungan terkecil. Pertemuan hari ini menjadi bukti nyata adanya kekuatan bersama masyarakat untuk perlindungan anak.
“Desa Punten, khususnya RW 07 Dusun Payan, membuktikan bahwa komitmen menjaga anak-anak bukan sekadar slogan. Penyambutan yang hangat dan kehadiran bapak-ibu sekalian hari ini mencerminkan lingkungan yang sehat dan protektif bagi tumbuh kembang anak,” ujarnya saat memberikan sambutan di tengah warga.
Melalui kunjungan perdana ini, panitia bersama elemen organisasi masyarakat dan pemerintah desa mulai melakukan pemetaan awal aspirasi anak, menyosialisasikan pentingnya pemenuhan hak-hak dasar anak, serta mengedukasi warga terkait pencegahan kekerasan dan bullying. Keterlibatan aktif Forum Anak dalam menyuarakan pendapat rekan sebaya mereka juga dikawal secara melekat agar suara murni dari desa dapat terakomodasi dengan baik.
Solid Bersama Demi Senyum Anak Kota Batu
Kebahagiaan dan keseruan kunjungan perdana ini memuncak pada sesi foto bersama, Tampak puluhan anak-anak, remaja dari Forum Anak, ibu-ibu kader PKK, jajaran pengurus RT/RW, dan tokoh masyarakat berdiri berdampingan bersama jajaran panitia di depan sekretariat Kampung Ramah Anak. Sambil tersenyum lebar, seluruh peserta kompak mengacungkan jempol sebagai lambang optimisme dan kesiapan menyongsong masa depan cerah anak-anak Kota Batu.
Aksi nyata “Sambang Desa” yang diawali dari Desa Punten ini diharapkan mampu memicu semangat gotong royong serupa di 23 desa dan kelurahan lainnya se-Kota Batu. Gerakan pengawalan bersama ini terus bergulir demi merajut fondasi kokoh menuju puncak acara Jambore Anak Indonesia yang akan dipusatkan di Balaikota Among Tani pada 25 Juli 2026 mendatang.

