Top 5 This Week

Related Posts

Hasil Dilapangan Hijau, Marine Police Fc Vs JDH Rarandam Berakhir Imbang

Kota Bitung, Detik |Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-81 dan HUT Kodaeral VIII ke-1, turnamen sepak bola digelar sebagai wadah untuk menunjung sportivitas, mempererat persaudaraan, dan membangun prestasi.

Salah satu laga paling menarik terjadi di Fase Grup G antara tim Marine Police FC dari Ditpolairud Polda Sulawesi Utara melawan JDH Rarandam dari Pulau Lembeh.

Suasana di sore yang penuh semangat dan keakraban menyelimuti Lapangan Sepak Bola Samuel Languyu, Komando Daerah Maritim (Kodaeral) VIII, di Winenet Dua, Aertembaga, Kota Bitung, pada Sabtu sore (25/07/2026), Pukul 15.00 Wita.

Marine Police FC, yang dikenal memiliki ketangguhan, bakat, dan skill tinggi, turun ke lapangan di bawah asuhan manajer Ipda Suleman Salino, pelatih Ipda Pertus Maabuat, dan asisten pelatih Bripka Crisdiyanto Sidik Tae. Mereka menghadapi tantangan berat dari JDH Rarandam, tim tangguh yang berasal dari basis militer di Lembeh.

Laga berlangsung sengit sejak peluit awal dibunyikan. Di babak pertama, JDH Rarandam lebih dulu membuka keunggulan melalui gol cepat mereka.

Namun, semangat pantang menyerah Marine Police FC segera tersulut. Hanya berselang 10 menit, mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 berkat kerja sama tim yang solid. Skor 1-1 bertahan hingga jeda babak pertama.

Memasuki babak kedua, intensitas permainan semakin meningkat. JDH Rarandam kembali mencetak gol, membawa skor menjadi 2-1 dan seolah-olah mengunci kemenangan.

Kekalahan tampak sudah di depan mata bagi Marine Police FC. Namun, kejutan datang di menit-menit akhir tambahan waktu. Tepatnya pada menit ke-90+1, terjadi kerumunan (gemelut) di area penalti JDH Rarandam.

Bola menyentuh tangan pemain bertahan Rarandam, dan wasit pun menunjuk titik putih. Tendangan penalti dieksekusi dengan tenang oleh pemain Marine Police FC, mengubah skor menjadi imbang 2-2. Hasil ini diterima dengan sportif oleh kedua tim, diakhiri dengan jabat tangan dan saling apresiasi.

Dalam keterangannya usai pertandingan, Direktur Polairud Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Tim Squad Marine Police FC.

Menurutnya, bahwa partisipasi aktif dalam turnamen ini menunjukkan bahwa personel Polri tidak hanya tangguh dalam penegakan hukum, tetapi juga berprestasi dalam bidang olahraga.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi untuk Tim Squad Marine Police atas perjuangan dan sportivitas yang ditunjukkan hari ini. Kalian telah membuktikan bahwa kita bisa bersaing dengan sehat dan tetap menjaga kekompakan,” ujar Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas.

Ia berharap turnamen ini dapat terus menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara Polda Sulut, khususnya Ditpolairud, dengan instansi lain seperti Kodaeral VIII dan TNI AD maupun Masyarakat.

“Semoga lewat sepak bola, kita bukan hanya mencari juara, tapi juga membangun karakter disiplin, kerja sama tim, dan rasa kebersamaan yang kuat. Ini adalah investasi sosial yang sangat berharga bagi institusi kita,” tambahnya.

Dengan hasil imbang 2-2 ini, Marine Police FC mengumpulkan poin penting di Fase Grup G

Perjalanan mereka belum berakhir. Pada putaran berikutnya, Marine Police FC akan menghadapi tim kuat lainnya, PT Battousai Ono Niha, yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 31 Juli 2026.

Para suporter dan rekan sejawat diharapkan terus memberikan dukungan moral bagi para pemain untuk tampil maksimal.

Turnamen sepak bola di Kodaeral VIII Manado ini adalah contoh indah bagaimana olahraga dapat melampaui batas-batas institusi. Ketika seragam berbeda—biru laut TNI AL dan biru tua Polri—berada di lapangan yang sama, yang terlihat hanyalah semangat juang dan saling menghargai.

Gol Marcelo dan Renaldi bagi Marine Police FC, serta ketangguhan JDH Rarandam, adalah bukti bahwa talenta ada di mana-mana, asalkan diberi wadah yang tepat.

Popular Articles