Indramayu, Detik sbs – Anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Fraksi PKS , H. Ruswa, M.Pd.I., kembali turun langsung ke tengah masyarakat kegiatan silahturahmi dalam rangka Reses Masa Persidangan Tahun 2026 yang digelar di Blok Teluk, Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Selasa /14/07/2026.
Kegiatan reses tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai persoalan yang masih dihadapi di lingkungan mereka. Selain mempererat silaturahmi antara wakil rakyat dan konstituen, forum reses juga dimanfaatkan sebagai sarana menjaring aspirasi yang nantinya akan diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan daerah.
Dalam dialog yang berlangsung terbuka dan penuh keakraban, warga menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak, mulai dari penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik yang dinilai masih minim, normalisasi dan perbaikan drainase untuk mengantisipasi genangan saat musim hujan, hingga peningkatan kualitas infrastruktur jalan yang menjadi akses utama aktivitas masyarakat.

Masyarakat berharap berbagai usulan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah sehingga pembangunan di Desa Rambatan Wetan dapat berjalan lebih merata dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan perekonomian maupun kesejahteraan warga.
Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat, H. Ruswa menegaskan seluruh masukan akan dicatat dan dibawa ke DPRD Kabupaten Indramayu untuk diperjuangkan sesuai mekanisme perencanaan pembangunan yang berlaku.
“Laporan hasil reses nantinya akan disampaikan dalam rapat paripurna dan menjadi dokumen Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD. Setelah menjadi dokumen resmi, Pokir tersebut akan diserahkan kepada Bappeda sebagai bahan penyusunan rencana kerja pemerintah daerah,” ujar H. Ruswa usai kegiatan.
Menurutnya, kegiatan reses bukan sekadar agenda rutin anggota legislatif, melainkan bentuk tanggung jawab dalam memastikan suara masyarakat tersampaikan dan menjadi bagian dari proses penyusunan kebijakan pembangunan daerah.
Ia juga mengingatkan bahwa realisasi setiap usulan membutuhkan proses, mulai dari perencanaan, penyusunan program, hingga penganggaran. Karena itu, masyarakat diminta tetap bersabar dan terus mengawal setiap aspirasi yang telah disampaikan.

“Semua usulan tentu akan kami perjuangkan. Namun proses pembangunan tidak bisa dilakukan secara instan. Harus melalui perencanaan, pembahasan anggaran, dan mekanisme yang telah ditetapkan. Kami mohon masyarakat bersabar, terus memberikan dukungan, dan mendoakan agar aspirasi ini dapat terwujud,” tambahnya.
Sementara itu, Kuwu Rambatan Wetan Tarjuki mengapresiasi kehadiran H. Ruswa yang turun langsung menemui masyarakat untuk mendengarkan berbagai kebutuhan pembangunan di desanya.
Menurutnya, kegiatan reses menjadi sarana penting dalam memperkuat komunikasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan DPRD sehingga usulan pembangunan dapat tersampaikan secara langsung kepada pihak yang memiliki kewenangan.
Kegiatan reses dihadiri Kuwu Rambatan Wetan Tarjuki, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, Sajiwa (Sahabat Haji Ruswa), para pemuda, serta ratusan warga yang antusias mengikuti jalannya dialog.
Berbagai aspirasi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi prioritas dalam penyusunan program pembangunan Kabupaten Indramayu pada tahun anggaran mendatang, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Desa Rambatan Wetan.
( Maman ).
