Top 5 This Week

Related Posts

PINTU 2026 Rayakan Tahun Inovasi Melalui Mode, Kerajinan, dan Dialog Kreatif

JAKARTA-Sebagai bagian dari Tahun Inovasi Prancis-Indonesia 2026, PINTU Focus Week kembali digelar pada 22 hingga 29 Juli 2026, dengan berbagai program yang menyoroti kreativitas, kerajinan, dan kolaborasi lintas budaya. Diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Prancis di Indonesia – Institut français d’Indonésie (IFI), LAKON Indonesia, dan JF3 Fashion Festival, PINTU terus memperkuat hubungan antara ekosistem mode Prancis dan Indonesia melalui dialog, pertukaran pengetahuan, dan kolaborasi profesional.

Proyek kolaboratif ini menggambarkan ambisi yang tertuang dalam Deklarasi Borobudur tentang Strategi Budaya Bersama antara Prancis dan Indonesia diadopsi oleh Presiden Prabowo dan Presiden Macron pada Mei 2025-di mana Prancis dan Indonesia be untuk mengembangkan kerja sama di bidang mode dan kerajinan serta memfas 1/2 ke pasar internasional bagi para perancang busana dari kedua negara. Ambisi ini kembali dalam pertemuan antara Menteri Kebudayaan Indonesia Fadli Zon dan Menteri Kebudayaan Prancis Catherine Pégard di Paris pada April 2026, di mana kedua menteri memperbarui komitmen mereka untuk memperkuat kerja sama di bidang-bidang tersebut.

Diluncurkan pada tahun 2022, PINTU adalah program inkubasi bilateral yang didedikasikan untuk industri mode Prancis dan Indonesia. Sejak didirikan, program ini telah mendukung lebih dari 120 desainer, wirausahawan, dan profesional mode melalui pertukaran internasional, bimbingan, serta proyek kolaboratif. Kini memasuki edisi kelima, PINTU telah memantapkan dirinya sebagai platform unggulan untuk pertukaran profesional antara Prancis dan Indonesia. Program ini dilaksanakan bersama oleh Kedutaan Besar Prancis-IFI, LAKON Indonesia, JF3 Fashion Festival, Institut français de Paris, École Duperré Paris, Enamoma School, serta jaringan mitra publik dan swasta di kedua negara.

Edisi 2026 ini memperkenalkan Program Residensi Prancis-Indonesia yang pertama, disertai dengan perluasan program mentoring, peragaan busana Prancis di JF3 Fashion Festival, serta seminar’ publik mengenai keberlanjutan, keahlian kerajinan, dan inovasi
tekstil pada tanggal 28 Juli di IFI Jakarta.

Program Residensi

Salah satu sorotan utama tahun ini adalah program residensi PINTU Prancis-Indonesia yang pertama, yang mempertemukan desainer Prancis Mickael Nana dan Lisa Rayar dengan  desainer Indonesia Beatrice Angelica dan Gabriel Marcella Budiono. Melalui kolaborasi yang dimulai sejak 1 April di Jakarta, Mojokerto, dan Lombok, mereka mengeksplorasi tradisi tekstil Indonesia—termasuk batik dan tenun—untuk mengembangkan dua koleksi kolaboratif yang terinspirasi oleh warisan budaya kedua negara. Program residensi ini ditutup dengan peragaan busana “French Designers featuring PINTU Residents” pada 23 Juli di JF3 Fashion Festival, yang memperkenalkan koleksi “GARUDA” dan “AU LARGE”.

Peragaan Busana Prancis

Pada 23 Juli, PINTU menggelar dua peragaan busana di JF3 Fashion Festival. Peragaan sore (pukul 16.30) menampilkan koleksi dari para peserta program inkubasi PINTU, École Duperré Paris, dan Future Fashion Designer, yang menonjolkan bakat-bakat baru dari  Prancis dan Indonesia. Sedangkan, peragaan malam (pukul 18.30) menampilkan koleksi karya Rohan Mirza, Louise Marcaud, TAREET (Etienne Diop) × DENIMITUP (Vincent Mickael), dan Fengyuan Dai untuk 30%70, bersama dengan koleksi residensi GARUDA oleh Mickael Nana & Beatrice Angelica serta AU LARGE oleh Lisa Rayar & Gabriel Marcella.

Lokasi: Fashion Tent, Summarecon Mall Kelapa Gading

Program Mentoring

Program mentoring tahun ini mempertemukan para desainer, akademisi, dan profesional  industri dari Prancis dan Indonesia melalui sesi peninjauan portofolio, konsultasi tatap muka, dan diskusi kreatif. Para mentor antara lain Amandine Chiron, Darja Richter-Widhoff,  Mathieu Buard, Pascaline Wilhelm, Andi Yuktipada, Andreas Kiky, Ari Handojo, Deden Siswanto, Hartono Gan, Iman Nurakhmad Fajar, Lydia Kartawidjaja, Nur Amalyna Yusrin, Phoa Bing Hauw, Samudra Hartanto, Susan Budihardjo, dan Yosua Yosafat Andree Saroinsong. Program ini memperkuat jaringan profesional sekaligus membekali para desainer muda dengan keahlian di bidang desain, branding, kewirausahaan, keberlanjutan, dan pengembangan pasar internasional.

Seiring dengan semangat Tahun Inovasi Prancis-Indonesia 2026, PINTU terus menunjukkan bagaimana kerja sama budaya dapat mendorong inovasi, kewirausahaan, dan pembangunan berkelanjutan. Dengan menjembatani para desainer, lembaga, dan pemimpin industri dari kedua negara, program ini telah menjadi platform unggulan untuk pertukaran profesional serta salah satu inisiatif terdepan yang mendukung masa depan kemitraan mode Prancis–Indonesia.

Popular Articles