Sabtu, Mei 23, 2026
HARGA IKLAN

Top 5 This Week

Related Posts

Jurnalis Indramayu Geram, Sebutan “Wartawan Soak” di Sidang Kasus Paoman Dinilai Lecehkan Profesi Pers

Indramayu, Detik sbs – Ketegangan terjadi di lingkungan Pengadilan Negeri Indramayu saat berlangsungnya sidang kasus Paoman. Sejumlah awak media yang tengah menjalankan tugas peliputan mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari sekelompok pengunjung sidang yang disebut sebagai kerabat almarhum H. Sahroni. Kamiis ( 21/05/ 2026 )

Kericuhan bermula ketika kelompok tersebut melontarkan ucapan bernada penghinaan kepada para wartawan dengan menyebut istilah “Wartawan Soak”. Ucapan itu sontak memicu reaksi keras dari insan pers yang berada di lokasi karena dianggap merendahkan martabat profesi jurnalis.

Para wartawan menilai tindakan tersebut tidak hanya menyerang individu, namun juga mencederai kebebasan pers yang dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Ketua JOIN ( Jurnalis Online Indonesia ) DPD Indramayu , Tisna, mengecam keras ucapan yang dinilai sebagai bentuk intimidasi verbal terhadap jurnalis.

Ia menegaskan bahwa wartawan bekerja secara profesional, independen, dan memiliki perlindungan hukum dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Menurutnya, apabila tidak ada itikad baik maupun permintaan maaf secara terbuka dari pihak yang bersangkutan, organisasi wartawan di Indramayu siap menempuh jalur hukum dengan melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

Selain itu, komunitas pers juga meminta aparat keamanan yang bertugas di area persidangan agar lebih sigap menjaga situasi dan menindak tegas pihak-pihak yang dianggap mengganggu ketertiban maupun mengintimidasi wartawan.

Seorang wartawan Indramayu, Uncu, menegaskan bahwa jurnalis berada di posisi netral dan bekerja untuk menyampaikan informasi dari seluruh pihak secara berimbang.

Karena itu, dirinya bersama rekan-rekan media merasa keberatan atas penyebutan yang dianggap melecehkan profesi wartawan.

Hingga usai persidangan, suasana di kalangan awak media masih dipenuhi rasa kecewa dan kemarahan. Para jurnalis di Indramayu menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut sebagai bentuk upaya menjaga kehormatan profesi dan kebebasan pers di Kabupaten Indramayu.
( Maman )

Popular Articles