Minggu, Mei 24, 2026
HARGA IKLAN

Top 5 This Week

Related Posts

PT Battousai Ono Niha Resmi Beroperasi, Alexander Sarumaha Bangun Pabrik Tuna, Buka Lapangan Kerja Di Bitung

Kota Bitung, Detik :Di tengah hiruk-pikuk aktivitas Pelabuhan Perikanan Nusantara Bitung, Kelurahan Aertembaga Dua, Kecamatan Aertembaga, berlangsung peresmian megah pabrik pengolahan ikan milik PT Battousai Ono Niha.

Perusahaan ini merupakan buah perjuangan panjang sosok perantau asal Nias, Alexander Sarumaha, S.St.Pi., yang tak kenal lelah membangun usaha demi membuka lapangan kerja dan mengangkat kesejahteraan masyarakat pesisir.

Acara Grand Opening Ceremony dimulai pukul 16.00 WITA, Minggu (24/05/2026) dihadiri perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), jajaran pemerintah daerah, pelaku usaha, perbankan, tokoh agama, nelayan, hingga mitra bisnis dari berbagai daerah.

Momen puncak berlangsung saat pemotongan pita simbolis yang dilakukan Direktur Utama Alexander Sarumaha didampingi istri tercinta, Dr. Adi Chandra mewakili Dirjen Perikanan Tangkap Drs. Lotharia Latif, serta Asisten III Setda Kota Bitung Drs. Benny Lontoh, menandakan perusahaan resmi beroperasi penuh.

Mengusung tema “Si Tou Timou Tumou Tou: Bersama Membangun Perikanan Berkualitas, Berkelanjutan, dan Memberi Dampak”, kehadiran PT Battousai Ono Niha bukan sekadar entitas bisnis, melainkan wujud nyata kontribusi pembangunan ekonomi daerah .

Dalam sambutannya, Alexander Sarumaha menceritakan perjalanan panjang mendirikan perusahaan ini. “Prosesnya tidak mudah, butuh waktu bertahun-tahun, penuh tantangan dan rintangan. Namun berkat dukungan doa istri tercinta, semangat seluruh karyawan, serta kepercayaan masyarakat, akhirnya impian ini terwujud,” ujarnya haru.

Ia menjelaskan makna nama perusahaan: “Battousai” bermakna sosok eksekutor yang bekerja tegas dan profesional, sedangkan “Ono Niha” adalah sebutan untuk masyarakat Nias, tanah kelahirannya. “Filosofi hidup saya sederhana: Manusia hidup untuk memanusiakan manusia lain.

Itu dasar kami berusaha. Kami tidak hanya mengejar keuntungan, tapi ingin tumbuh bersama, membuka kerja, dan membawa dampak nyata bagi nelayan dan Bitung,” tegas Alexander.

Ia menegaskan posisi nelayan dan pemasok sebagai mitra utama. “Tanpa mereka, kami tiada arti. Kami hadir menjaga persaingan sehat, mematuhi seluruh aturan negara, dan menjamin kesejahteraan tenaga kerja,” tambahnya, seraya memastikan seluruh produk akan diproses sesuai standar ekspor, siap menembus pasar Uni Eropa hingga Amerika Serikat .

Perwakilan KKP, Dr. Adi Chandra, memberikan apresiasi tinggi. “Ini investasi strategis yang memperkuat rantai pasok tuna Indonesia Timur.

Kehadiran PT Battousai Ono Niha membuktikan sektor kelautan masih sangat potensial menyerap tenaga kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Pemerintah terus mendorong akses pasar seluas-luasnya, dan kami berharap pelaku usaha lain ikut berinovasi serta bersinergi erat dengan kami,” ujarnya.

Dalam kesempatan bersejarah itu, KKP melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap menyerahkan Piagam Penghargaan Nomor B.485/PPS.BTG/KP.510/V.2026 yang ditandatangani langsung Drs. Lotharia Latif.

Penghargaan ini diberikan kepada Alexander Sarumaha atas dedikasi dan kontribusinya lewat PT Benteng Laut Sejahtera  grup usaha yang sama dalam memajukan sektor perikanan tangkap dan maritim nasional, serta nyata meningkatkan taraf hidup nelayan wilayah Bitung .

Sementara itu, Asisten III Setda Kota Bitung, Drs. Benny Lontoh, M.A., yang mewakili Wali Kota Bitung Hengky Honandar, SE, menyatakan dukungan penuh terhadap investasi PT Battousai Ono Niha.

Menurut Benny Lontoh, kehadiran perusahaan tersebut akan membuka peluang ekonomi baru dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Kota Bitung.

“Pemerintah Kota Bitung menyampaikan terima kasih atas kepercayaan PT Battousai Ono Niha membuka usaha di Kota Bitung.Kehadiran perusahaan ini tentu akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah,” Pungkasnya.

Selain itu, Salah satu perwakilan nelayan, Sofyan, menyambut gembira. “Kami berharap kehadiran pabrik ini makin mendongkrak harga ikan, menjamin pasar kami, dan membuka banyak lowongan kerja bagi anak muda Bitung. Ini harapan besar kami agar kemajuan industri sejalan dengan kesejahteraan rakyat,” katanya antusias.

Acara ditutup sesi foto bersama dan ramah tamah, mempererat ikatan antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat.

PT Battousai Ono Niha kini berdiri kokoh, menjadi bukti bahwa semangat merantau, kerja keras, dan kepedulian sosial mampu menciptakan tonggak kemajuan ekonomi maritim Indonesia.

Popular Articles