Indramayu, Detik sbs – Potret kehidupan memprihatinkan dialami Bapak Cariman (70), seorang warga lanjut usia di Gang Suci, Desa Bangkaloa Ilir, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu. Ia harus menjalani hari-harinya seorang diri di rumah yang kondisinya jauh dari kata layak huni.
Kondisi bangunan yang ditempati tampak nyaris roboh. Dinding bata terlihat rapuh, sebagian telah lapuk dimakan usia. Sementara itu, atap rumah sudah tidak kokoh dan berpotensi membahayakan keselamatan penghuninya, terutama saat hujan dan angin kencang melanda.
Di tengah keterbatasan tersebut, Bapak Cariman tetap berjuang untuk bertahan hidup dengan mengumpulkan barang-barang rongsokan. Hasil dari pekerjaan serabutan itu menjadi satu-satunya sumber penghidupan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dengan suara lirih, ia mengungkapkan harapannya.
“Saya hanya ingin rumah ini bisa diperbaiki, biar tidak khawatir kalau hujan atau malam hari. Saya hidup sendiri, seadanya saja,” ujar Bapak Cariman. Saat di temui di rumahnya, Jum’at/24/04/2026.
Kondisi yang dialami lansia tersebut turut mengetuk kepedulian warga sekitar. Mereka berharap adanya perhatian dari pemerintah, baik di tingkat desa, kecamatan, maupun kabupaten, agar segera memberikan bantuan nyata.
Menurut salah satu warga setempat, kondisi rumah Bapak Cariman sudah lama memprihatinkan dan membutuhkan penanganan segera.
“Kalau dibiarkan, kami khawatir rumahnya benar-benar roboh. Kami berharap ada bantuan dari pemerintah atau pihak terkait,” ungkapnya.
Selain bantuan perbaikan rumah, warga juga berharap adanya program sosial yang dapat menjamin kehidupan Bapak Cariman ke depan, mengingat usianya yang sudah tidak lagi produktif.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa masih ada masyarakat yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan perhatian bersama.
Diharapkan, melalui pemberitaan ini, berbagai pihak dapat tergerak untuk memberikan bantuan, sehingga Bapak Cariman dapat menikmati kehidupan yang lebih layak, aman, dan sejahtera.
( Maman )

